THE MASTER OF REVENGE Episode 8 Part 1

<<<< Sebelumnya

MORE08 0589

“Ayahku adalah seorang pecandu narkoba. Dia diabaikan oleh teman-temannya… dan dipermainkan oleh para juniornya. Seorang anak seharusnya tidak melihat wajah ayahnya yang sedang dipermalukan. Dan seorang anak… seharusnya tidak pernah… meremehkan… ayahnya…”

— Tae Ha —


……. 3 Tahun Berlalu ……

MORE08 0009

Yeo Kyung telah menjadi seorang jaksa dan memiliki kantornya sendiri. Dimejanya tersimpan sebuah map berisi dokumen yang bertuliskan ‘Kasus nomor 1994-J-5021’

Masih ingatkah kalian? Saat Yeo Kyung menemui Tae Ha di penjara, permintaannya hanyalah agar Yeo Kyung menjadi seorang jaksa dan memeriksa kembali kasus nomor 1994-J-5021. Dan setelah 6 tahun berlalu, akhirnya Yeo Kyung bisa mengetahui kasus apa yang dimaksud oleh Tae Ha.

MORE08 0032MORE08 0031

Perlahan, Yeo Kyung membuka lembar demi lembar dokumen tersebut. Matanya terbelalak, dan tangannya gemetar ketika mengetahui, jika itu adalah kasus pembunuhan kedua orangtuanya. Ia semakin terkejut ketika melihat nama dari anak pembunuhnya adalah  ‘Park Tae Ha’…

MORE08 0036MORE08 0039

Sedikit flashback.. dulu Tae Ha kecil hanya tinggal bersama ayahnya yang pemabuk dan pecandu berat. Beberapa kali ia melihat ayahnya yang menjadi bahan bully teman-teman segengnya. Suatu malam, ayahnya pamit, namun berjanji akan kembali lagi. Ayah bahkan memberikan sedikit uang, barangkali Tae Ha ingin jajan keluar.

MORE08 0049

Tae Ha tertidur, namun tiba-tiba ia terbangun dan ketika melihat TV. Ia melihat sosok ayahnya yang dibawa ke kantor polisi..

MORE08 0059MORE08 0058

“Ayahku… membuat seorang gadis dan anaknya sendiri menjadi yatim piatu. Dan dia meninggalkan luka pada anaknya yang akan pernah bisa dihapus..” Tae Ha

MORE08 0071MORE08 0072

Tae Ha dibawa ke panti asuhan. Tak sengaja, ia melihat sosok Yeo Kyung kecil yang menagis di pojokan ruangan sendirian.

“Dia adalah hutang yang ditinggalkan ayah padaku. Dan dia adalah teman yang harus aku jaga seumur hidupku..” Tae Ha

MORE08 0079MORE08 0108

Kembali ke masa sekarang….. keterkejutan Yeo Kyung sudah mereda. Ia mulai menggambarkan semua data-data yang diketahuinya di papan tulis. Beberapa orang yang sudah kita kenal ikut tertulis disana, terutama Kim Gil Do yang nampaknya mempunyai hubungan dengan hampir semua orang yang tertulis disana.

MORE08 0091

Gil Young menemui Yeo Kyung untuk memberikan sebuah amplop yang entah apa isinya. Yeo Kyung mengajaknya untuk makan siang bersama. Gil Young menolak dan menyarankan agar Yeo Kyung lebih baik melanjutkan pekerjaannya saja.

MORE08 0097

Setelah menemui Yeo Kyung, Gil Young mendatangi kantor Doo Chul untuk membayarkan cicilan hutangnya. Doo Chul protes karena, uangnya masih terlalu sedikit. Ia bahkan menyarankan agar Gil Young bekerja untuknya saja. Dengan mentah-mentah, Gil Young menolaknya dan pergi meninggalkan tempat itu.

MORE08 0130MORE08 0124

Sebagai seorang jaksa, kali ini Yeo Kyung ikut dalam sebuah misi untuk menangkap bandar narkoba. AI cukup cekatan dan pandai dalam memberikan perintah dan aba-aba, sehingga penjahat itu berhasil tertangkap. Namun, ketika ia harus berhadapan langsung dengan si penjaat yang digiring oleh olisi bdannya mulai gemetar. Nampaknya, trauma masa lalunya, masih membekas sampai sekarang.

MORE08 0143

Dengan wajah yang sumringah, Dokku menyerahkan dua buah koper yang berisi penuh dengan uang kehadapan Gil Do. Nampaknya, ia sekarang bisa mendapatkan uang melimpah dengan lebih mudah. Terbukti dari pakaian dan jam tangan mewa yang dikenakannya.

MORE08 0157MORE08 0149

Sementara itu, orang yang dulu selalu menjadi tangan kanan Gil Do, yaitu pengawal Hwang. Sekarang ini, hanyalah menjadi buruh angkut di Goongnakwon yang hidupnya menjadi sangat menyedihkan.

“Kalau dia adalah orang lain, pasti sudah kupecat dari dulu..” ungkap Gil Do

MORE08 0164

Dokku pulang kerumahnya. Ia masih bertanya-tanya, dimana Gil Do menaruh semua uang yang dihasilkannya selama ini. Apalagi, setiap pergi ke Goongnakwon, Dokku tak pernah melihat brangkas atau semacamnya. Doo Chul berkhayal, jika mungkin saja Gil Do melakukan hal seperti di film-film. Ia mempunyai ruangan rahasi yang bisa terbuka dengan memencet sebuah tombol?

MORE08 0180MORE08 0185

Scene beralih ke kediaman Kim Gil Do. Sesuai khayalan Doo Chul, Gil Do memang mempunyai sebuah ruangan rahasia tempatnya menyimpan setumpukan uang cash yang sudah tersusun denga rapi.

MORE08 0195MORE08 0196

Gil Do mengobrol dengan istrinya. Suasana dingin sangat amat terasa diantara mereka, saling sindir-menyindir sepertinya sudah jadi makanan pokok untuk mereka. Apalagi, sampai sekarang Gang Sook masih belum bisa mencarikan pengganti kepala bagian Mie di Goongnakwon. Gil Do menambahkan, ketiadaanya sosok itu membuat orang yang paling capek di dapur adalah seorang pelayan lepas seperti Da Hae.

MORE08 0212MORE08 0218

Betul saja, karena kita melihat Da Hae harus berlari kesana-kemari demi membantu setiap orang yang ada di dapur. Sepertinya, tak ada sedetikpun waktu untuknya bisa beristirahat. Namun, kita melihat jika ia senang dan sangat menikmati saat-saat ketika namanya dipanggil oleh pegawai yang lainnya.

Lucunya, kita melihat sosok Gil Yung yang ternyata sudah dikenal oleh orang-orang di dapur Goongnakwon, Karena, ia merupakan salah satu kurir supplier bahan masakan di Goongnakwon.

MORE08 0243

Gil Do berjalan di lorong dan berpapasan dengan Nyonya Seol. Ternyata, selama beberapa tahun ini mereka memang sudah jarang bertemu karena Nyonya Seol yang sibuk membangun reputasinya dari bawah lagi.

MORE08 0266

Tujuan Nyonya Seol datang ke Goongnakwon, ialah untuk bertemu dengan Gang Sook. Mereka berbicara dengan santai layaknya teman lama. Gang Sook menceritakaan penurunan penjualan yang terjadi di Goongnakwon selama 3 tahun kebelakang ini. Yang menjadi masalahnya sekarang ialah, jika 3 bulan kedepan ia tidak berhasil menaikan penjualan maka urusan administrasi akan kembali ke tangan Kim Gil Do. Nyonya tersenyum, ia mengatakan memmpunyai seorang kenalan yang diyakininya cocok untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Tuan Min. Gang Sook menggelengkan kepala, ia yakin semua orang akan mengeluh kalau mereka tiba-tiba memasukkan orang luar untuk menempati posisi sepenting itu.

“Keluhan masih bisa diredam.. Namun, bisakah kau mengambil kesalahannya?” tanya Nyonya Seol

“Lakukanlah…” jawab Gang Sook

MORE08 0294

Gil Do berbicara dengan Dokku di ruangannya. Intinya, ia ingin dicarikan seseorang untuk menggantikan sosok Pengawal Hwang yang memiliki sifat mirip seperti Dokku. Berfikir sejenak, akhirnya Dokku memberitahu jika sepertinya ia mengetahui seseroang yang cocok. Ia menyebutkan nama ‘Park Tae Ha’. Lebih jelasnya, lagi Dokku menceritakan jika Tae Ha adalah anak dari Park Moo Taek.

“Oh anak si pemabuk itu. Menarik! Pertemukan aku dengannya!” tegas Gil Do

———————————————————————–

MORE08 0325MORE08 0331

Tae Ha dipecat dari pekerjaannya, karena bosnya mengetahui jika Tae Ha adalah seorang mantan narapidana kasus pembunuhan. Tae Ha menolak, ia hampir saja menghajar bosnya. Namun, bosnya meneriaki Tae Ha dengan sebutan pembunuh, sehingga seluruh orang yang bekerja di ruanga itu mendengarnya.

Tae Ha menyerah, ia bersedia untuk pergi asalkan mendapat uang gajinya secara penuh. Karena, bosnya masih berhutang bayarannya selama 6 bulan. Licik, bosnya mengelak dan tak mau memberikan uang itu. Ia mempersilahkan Tae Ha jika ingin menuntutnya. Karena, semua orang tentu mengetahui jika melayangkan gugtan ke pengadilan harganya berkali-kal lipat lebih banyak daripada jumlah uang Tae Ha yang diambilnya. Jadi, bukannya untung Tae Ha hanya bakal merugi jika melakukan hal itu. Dengan enaknya, si bos langsung melempar uangitu dan terpaksa Tae Ha harus memungutnya lembar demi lebar dari lantai.

MORE08 0342MORE08 0345

Di tempat tinggalnya yang sangat kecil dan kosong, Tae Ha hanya bisa terduduk lemas sambil memndangi beberapa lembar uang pesangon yang diperolehnya. Merasa penat, ia pun berjalan keluar untuk mecari udara segar.

MORE08 0353MORE08 0351

Saat duduk sendirian di sebuah bangku depan toko, tiba-tiba muncul sosok Gil Do yang menawarinya sebungkus es krim. Setelah beberapa detik memperhatikan wajahnya, akhirnya Tae Ha mengingat jika orang dihadapannya adalah bos yang menyuruh ajudan-ajudannya untuk memukuli seorang pria di Masan dulu

“Jangan sok baik!” tegas Tae Ha

“Aku tak memukuli orang itu dengan tanganku sendiri kok. Aku menyuruh orang lain yang melakukannya..” papar Gil Do

MORE08 0361

Lama-kelamaan, Tae Ha menyadari jika orang yang memperkenalkannya kepada Gil Do pasti adalah Dokku. Ia pun menyuruh Gil Do untuk pergi saja dari hadapannya, karena ia sama sekal tak tertarik untuk berurusan dengannya.

“Satu-satunya makhluk yang mirip denganmu.. hanyalah nyamuk dan si malang Dokku itu.. Sampai jumpa lagi” ungkap Gil Do yang langsung berjalan ke mobilnya

MORE08 0377

Di dalam mobil sudah ada Dokku yang menunggunya. Singkatnya, Dokku hanya meminta, jika suatu saat Gil Do sudah bosan dengan Tae Ha jangan sampai Gil Do menghancurkannya. Biar saja, ia sendiri yang akan mengurusnya.

MORE08 0392

Da Hae menghampiri Gang Sook yang sedang menyendiri menghirup udara malam. Mereka berjalan mengelilingi Goongnakwon, dan tiba-tiba Gang Sook teringat akan bibim guksu yang pernah dibuatkan oleh ayahnya dulu.

“Bagaimana kalau kita membuatnya sekarang?” celetuk Da Hae.

MORE08 0411

Masuk ke dapur, Da Hae dengan terampil menguleni adonan untuk membuat bibim guksu. Setelah itu, ia memakannya bersama-sama dengan Gang Sook. Obrolan singkat penuh makna terjadi diantara mereka. Gang Sook nampaknya sangat nyaman berada didekat Da Hae, begitupun sebaliknya.

———————————————————————–

MORE08 0452

Moo Myung masih hidup……

Ia duduk di bangku taman tempatnya ditusuk tiga tahun yang lalu. Tak laam kemudian, muncul sosok Nyoya Seol yang langsung duduk disampingnya.

“Kau terlihat sangat sehat..” ucap Nyonya Seol

“Ini semua berkatmu..” jawab Moo Myung

“Hari itu membuatku sangat ketakutan. Aku sudah memperingatkanmu, kau tak akan bisa dengan mudah masuk ke Goongnakwon. Kalau kau tak berhati-hati, mungkin saja lain kali pisaunya langsung mengarah ke tenggorokanmu. Kaulah yang tertusuk, namun aku yang mendapatkan mimpi buruk” papar Nyonya Seol

MORE08 0462MORE08 0463

Lebih lanjut lagi, Nyonya menjelaskan mengenai permasalahan di Goongnakwon dan isu jika 3 bulan lagi Gil Do akan kembali ke posisinya semuala. Maka dari itu, ini merupakan saat yang tepat untuk masuk ke Goongnakwon dan menjalankan misi mereka. nanti pada prosesnya, pasti akan ada banyak orang yang berusaha untuk menjatuhkan Moo Myung, maka ia harus tahan dan kuat melewati semuanya.

“Aku siap. ayo kita mulai!” tegas Moo Myung

“Mmm.. tapi mengapa kau mengajakku bertemu di tempat ini? Bukankah tempat ini terlalu sunyi untuk merayakan langkah awal kita???” tanya Nyonya Seol

“Ini adalah tempat dimana aku mati. Hari itu aku mati ditempat ini…” jawab Moo Myung

“Aku memperingatkanmu. Hal itu tak boleh terjadi lagi. Dulu, kau bilang kau akan mempertaruhkan hidupmu dan aku hanya mencicipi hasilnya. Sekarang, tidak lagi. Aku pun akan ikut mempertaruhkan hidupku. Kala kau gagal. Tamatlah kita berdua” papar Nyonya Seol

Selanjutnya >>>>

Advertisements

3 thoughts on “THE MASTER OF REVENGE Episode 8 Part 1

  1. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 8 Part 2 | my-eternalstory

  2. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 7 Part 2 | my-eternalstory

  3. Pingback: SINOPSIS Tentang Master: The Master of Revenge Episode 1 - Terakhir - Sinopsis Drama Korea Terbaru - Sinopsis Drama Korea Terbaru

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s