THE MASTER OF REVENGE Episode 9 Part 1

<<<< Sebelumnya

MORE09 0190

“Kita tidak memiliki uang, koneksi… ataupun keluarga. Kita berempat hanya memiliki satu sama lain…..”

— Go Gil Young —


——————————–========—————————————

Kim Gil Do….

MORE09 0011MORE09 0009

Saat masih kecil, melihat wajah ibunya yang babak belur dipukuli oleh ayahnya membuat ia sangat sedih dan kecewa. Suatu malam, ia melihat ibunya yang hendak kabur dari rumah saat ayahnya sedang tertidur. Ia tak menahannya atau berlari mengejarnya, ia hanya diam dan berpura-pura tidur. Dalam hatinya ia berkata, “Aku harap dia akan melarikan diri ke tempat yang sangat jauh sehingga tak akan ada seorangpun yang bisa menemukannya……”

MORE09 0012MORE09 0018

Saat beranjak remaja, ia membunuh seorang wanita paruh baya yang menjadi pembanu di rumah majikannya karena memergokinya sedang mencuri. Ia tak menyesal atau ketakutan sedikitpun, “Saat aku keluar dari tempat itu, aku telah berubah menjadi seorang monster” ungkapnya

MORE09 0021

Ketika mencari perlindungan, takdir mempertemukannya dengan sosok Ha Jung Tae. Sebenarnya, pada saat itu, dalam hatinya ia berkata “Aku sungguh tak igin menyakiti pemilik pintu ini…”

Namun, ambisi dan keserakahannya membawanya ke posisinya sekarang. Ia bisa berada di Goongnakwon dan memiliki sebuah ruang rahasia yang belum diketahui oleh siapapun, “Diriku yang sebenarnya, hanya ada di dalam ruangan ini” ungkapnya

MORE09 0026MORE09 0028

Sebuah ruangan yang tak begitu luas, tetapi menyimpan semua napak tilas kehidupan Kim Gil Do. Beberapa pakaian yang pernah dikenakannya tertata rapi, serta kartu-kartu identitas palsu yang dulu dibuatnya sendiri juga masih ia simpan dengan baik.

——————————–========—————————————

MORE09 0032

Berdasarkan pengakuan dari pengawal Hwang, Gil Do bergegas mengecek bekas luka bakar di lengan Moo Myung. Tapi apa? Hasilnya nihil, tak ada bekas luka apapun dikedua lengan Moo Myung. Suasana yang asalnya menegangkan berubah menjadi canggung.

MORE09 0040MORE09 0041

Gil Do menatap tajam ke arah pengawal Hwang yang berusaha untuk tetap meyakinkannya jika Moo Myung adalah Choi Soon Seok. Namun, tak ada fakta yang bisa mendukung pernyataan tersebut.

Mengetahui posisinya terancam, pengawal Hwang langsung melarikan diri dari tempat itu. Berlari secepat yang ia bisa untuk menyelamatkan dirinya dari Gil Do yang seakan-akan sudah sangat siap untuk menerkamnya hidup-hidup.

MORE09 0060

Da Hae menemui Tuan Go., ia terkejut karena tuan Go mengetahui nama ‘Kim Gil Do’, padahal yang tahu nama itu hanyalah ia dan ibunya. Penasaran, ia berusaha untuk menebak huruf demi huruf yang ingin Tuan Go katakan kepadanya mengenai Kim Gil Do.

MORE09 0064

Sayang… tiba-tiba Dong Bae masuk dan mengusir Da Hae, karena ini sudah lewat jam yang ditentukan untuk siapapun boleh menemui Tuan Go.

Keluar dari tempat tersebut, Da Hae melihat beberapa ajudan Kim Gil Do yang berlari kesana-kemari. Munculah Nyonya Gang Sook yang menggerutu karena ajudan-ajudan itu terlalu berisik sehingga membuatnya tak bisa tidur.

MORE09 0080MORE09 0093

Da Hae menghampirinya, menceritakan jika barusan Tuan Go bisa membuka matanya. Terharu dan tak percaya, mata Gang Sook langusng berkaca-kaca. Ditemani Da Hae ia hendak masuk ke ruangan Tuan Go. Namun, keinginannya harus tertahan karena Dong Bae menjaga ketat ruangan tersebut dan tak boleh ada siapapun yang masuk. Merasa emosi, Gang Sook mengambil sebuah batu bata dan hendak memukul Dong Bae, untung Da Hae bisa menahannya dan menyarankan agar mereka menemui Tuan Go besok lagi saja.

Gil Do kesal karena Pengawal Hwang bisa lolos dari genggamannya. Padahal, ia sudah mengerahkan seluruh ajudannya untuk mencarinya.

MORE09 0085MORE09 0122

Ternyata, Pengawal Hwang mendapat bantuan dari Moo Myung yang memberikan tumpangan kepadanya. Di perjalanan, Moo Myung memberikan saran, jika ia menjadi Pengawal Hwang ia akan menjual informasi penting yang dimilikinya, kemudian pergi ke luar negeri.

Setelah terasa aman, Moo Myung meminggirkan mobilnya dan menyuruh pengawal Hwang untuk turun, “Aku tidak sedang membantumu! Aku sedang menyingkirkanmu! Keluarlah dan jangan pernah menghalangi jalanku lagi!” ucapnya

MORE09 0145MORE09 0155

Gil Do menghubungi Dokku, memintanya untuk segera datang ke Goongnakwon. Meskipun tak suka, Dokku tetap datang meskipun dengan terpaksa, ia harus meninggalkan makanan yang hendak disantapnya.

Setelah sampai, tanpa basa-basi Gil Do memerintahkan Dokku untuk mencari seseorang.

“Aku partner bisnismu, bukan minionmu!!!” tegas Dokku

MORE09 0183MORE09 0184

Entah itu tulus atau tidak, Gil Do menyebutkan jika orang yang hilang ini sangat berbahaya dan bisa mengancam keselamatan Da Hae. Tentu saja, Dokku tak bisa mengabaikan segala sesuatu yang berhubugan dengan Da Hae. Dengan cepat, ia mengubah pikirannya dan langsung menyetujui perintah dari Gil Do. Tak lupa, ia juga meminta Gil Do untuk segera memperkejakan Tae Ha, agar ada seseorang yang bisa melindungi Da Hae.

MORE09 0196

Tae Ha berjalan pulang ke rumahnya. Langkahnya terhenti karena sudah ada Gil Young yang menunggunya,

“Apa aku harus selalu mampir kesini kalau ingin bertemu denganmu? Bagaimana kabarmu?” tanya Gil Young

“Aku baik-baik saja…” jawab Tae Ha

Gil Young curhat mengenai usahanya untuk menemukan Moo Myung. Beberapa mayat tak dikenal sudah ia periksa, namun hasilnya nihil. Entah apa yang terjadi, yang jelas ia sangat berharap jika Moo Myung masih hidup. Tak lupa, ia juga meminta agar Tae Ha segera menemui Yeo Kyung.

“Teman tak boleh mengabaikan temannya….” ucap Gil Young

Sebelum pergi, tak lupa Gil Young memberikan satu dus berisi dayur-sayuran untuk Tae Ha.

MORE09 0214MORE09 0213

Moo Myung merenung, melihat gambar denah Goongnakwon. Ia menyadari ada sesutu yang janggal, besar ruang kerja Gil Do tak sesuai dengan yang dilihatnya kemarin. Ia merasa jika ada sebuah ruangan rahasia di dalamnya.

MORE09 0251

Ia langsung mendiskusikan hal ini dengan Nyonya Seol. Sekaligus, ia juga mengemukakan strategi yang akan dilakukannya agar ia bisa menjadi kepala bagian mie di Goongnakwon. Beberapa orang sudah menjadi targetnya, tinggal melihat bagaimana eksekusinya di lapangan nanti. Nyonya Seol memercayai, apapun yang direncanakan oleh Mo Myung, namun satu hal yang ingin ia tekankan, Moo Myung harus bisa bertahan, karena ia sangat mengetahui jika orang baru seperti Moo Myung pasti akan menjadi sasaran empuk pegawai lainnya.

MORE09 0261

Hari ini adalah hari pertama Moo Myung resmi bekerja di gSongnakwon. Sebuah upacara penyambutan kecil dilakukan oleh Gil Do. Ia menyematkan sendiri nametag di pakaian Moo Myung.

“Akulah yang menyematkan name tag para koki di dada mereka. Aku jugalah yang melepaskannya. Aku harap…aku tidak akan pernah melepaskan milikmu.” ungkap Gil Do

“Tidak akan pernah..” gumam Moo Myung

Sedikit ‘bercanda’, Gil Do mengataka jika nama ‘Moo Myung’ pasti bukan nama aslinya. Tersenyum kecil, Moo Myung mengarang cerita, mengatakan jika nama aslinya adalah Ha Jung Tae, ia mengganti namanya menjadi Moo Myung karena ia sewaktu kecil sering sakit-sakitan sehingga teman-temannya menyebutnya Moo Myung.

Sempat agak kaget, karena nama asli yang Mooo Myung sebutkan sama dengan nama yang Gil Do pakai sekarang. Ia tertawa, mengatakan jika Moo Myung ternyata memiliki banyak kesamaan dengannya.

MORE09 0290

Dengan senang hati, Gil Do membawa dan memperkenalkan Mo Myung ke tempat-tempat penting di Goongnakwon.

“Apa anda selalu mengantar pendatang baru untuk berkelilin?” Moo Myung

“Aku merasa bersalah padamu atas kejadian kemarin, jadi aku berusaha memperbaikinya….” Gil Do

“Tak masalah.. saya sudah melupakannya…” Moo Myung

“Aku belum melupakannya dan aku tak akan pernah bisa melupakan hutang yang belum aku bayarkan kepadamu….” Gil Do

MORE09 0307

Masuk ke dapur Goongnakwon, situasinya benar-benar persis dengan apa yang telah dikatakan oleh Nyonya Seol kepadanya. Moo Myung mendapat sambutan yang sangat dingin dari para pegawai yang lainnya.

MORE09 0316

Diluar, Gil Do bertemu dengan Gang Sook. Sama seperti biasanya, perkataan sindir-menyindir selalu terlontar diantara mereka. Kali ini, Gang Sook menasihati Gil do yang sudah sibuk dengan urusannya sendiri sehingga melupakan jati dirinya sebagai seorang ‘ahli mie’, sehingga kondisi Goongnakwon sekarang semakin memburuk.

Tak mau menanggapinya lebih lanjut, Gil Do hanya berkomentar, “Kau terlalu banyak bicara!?”

MORE09 0330

Gang Sook menemui Tuan Go, berkali-kali ia memanggilnya, namun Tuan Go sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda jika dirinya mau membuka matanya. Tiba-tiba ada tempon masuk, saat diangkat itu adalah telpon dari Pengawan Hwang.

MORE09 0346MORE09 0358

Sempat hendak mengabaikannya, Gang Sook malah dibuat terkejut karena pengawal Hwang mengatakan jika dirinya mengetahui siapa yang menyebabkan Tuan Go menjadi seperti ini.

“Ada sesuatu yang selalu dikatakan oleh suami Anda. Kau menyumbat telinga orang dengan uang…dan menggunakan pukulan untuk membuat mereka berbicara. Saya tidak sependapat. Hal yang menyumbat telinga dan membuka mulut…adalah uang.” Pengawal Hwang

Intinya, Pengawal Hwang mau menceritakan semuanya asalkan Gang Sook membayarnya terlebih dahulu.

“Kau pasti berpikiran bahwa aku ini bodoh. Tidak ada yang mengasah punggung mereka meskipun geli. Aku harus tau siapa orangnya jika aku mau membeli buktinya. Jadi beritahu aku. Apa dia orang yang aku pikirkan?” Gang Sook

“Atas perintah suami Anda, sayalah yang menabrak beliau…..” Pengawal Hwang

Meskipun terkejut, Gang Sook masih berusaha untuk menahan emosinya. Ia tak mau percaya begitu saja dan meminta buktinya. Pengawal Hwang berjanji untuk memberikan bukti tersebut dengan syarat Gang Sook memberinya uang dan membuatkan paspor untuknya, karena ia harus pergi sejauh mungkin dengan idenditas yang baru.

MORE09 0376MORE09 0378

Setelah telponnya ditutup, emosi Gang Sook langsung meledak. Ia menangis histeris, menjerit semampunya untuk meluapkan seluruh amarahnya.

Dari ruangannya, Gil Do mengawasi semua gerak-gerik Gang Sook sedari tadi. “Dia sedang menangis. Wanita yang bahkan tidak menangis saat ayahnya koma… sekarang sedang menangis? Dia benar-benar menangis.”

Tak perlu waktu yang lama untuk berfikir, dengan mudah Gil Do langsung bisa menyadari jika semua ini adalah adalah pengawal Hwang.

MORE09 0379MORE09 0388

Gang Sook menghapus air matanya, ia berjalan keluar dari kamar Tuan Go. “Hingga saat ini aku telah hidup dengan seorang monster. Sekarang giliranmu untuk tinggal dengan monster!!!” tegasnya

Bermodalkan perhiasan dan tabungan yang dimilikiya, Gang Sook bergegas pergi untuk mengabulkan syarat yang diminta oleh Pengawal Hwang. Ia mengirimkan sejumlah uang dan membuatkan parpor baru untuk Pengawal Hwang.

MORE09 0401MORE09 0405

Setelah mengecek saldo tabungannya, pengawal Hwang langsung mengirimkan sebuah paket untuk Gang sook. Kemudian, ia pergi menemui Gang sook di sebuah taman yang sudah mereka tentukan sebelumnya. Ia memerhatikan situasi disana, terasa aman ia keluar dari persembunyiannya untuk menghampiri Gang Sook yang sudah menunggunya sedari tadi. Sial…. baru beberapa langkah, ajudan-ajudan suruhan Kim Gil Do langsung menyeretnya menuju sebuah mobil.

MORE09 0410MORE09 0423

Gang Sook tak menyadari kejadian itu, ia hanya bisa menunggu dan menunggu. Entah sudah berapa lama ia menunggu namun yang muncul malah Kim Gil Do.

“Cuaca yang bagus. Tidak terlalu panas dan ada semilir angin yang berhembus. Siapa yang sedang kau tunggu?” Gil Do

“Siapapun itu, itu bukanlah dirimu.!” Gang Sook

“Orang yang sedang kau tunggu… tidak akan datang. Aku tidak tau apa yang sudah kau dengar, tapi hal itu tidaklah benar. Tikus yang sedang terpojok bisa saja menggigit kucing. Dan manusia yang sedang terpojok bisa saja berbohong. Aku kecewa kau mau mempercayai kebohongan seperti itu.” Gil Do

“Akulah yang memutuskan apa hal itu benar atau salah. Jangan bermimpi bisa memberiku nasihat apapun.” Gang Sook

“Kau pikir… akulah yang membuat ayahmu koma, kan?” Gil Do

“Jangan tanya. Aku tidak akan jatuh pada muslihat semacam itu.” Gang Sook

“Setiap tragedi dimulai dengan sebuah keraguan. Kita jangan sampai meragukan satu sama lain. Untuk apa? Aku ini pria yang jujur. Kau tidak akan membutuhkan paspornya Hwang Sung Rok. Kau bisa membuangnya. Dan aku akan… mengembalikan uangmu. Aku tidak… menghancurkan orang yang menghancurkan diriku ataupun barang-barangku. Tapi kalau ada seseorang… yang menghancurkan diriku atau barang milikku, aku akan buat mereka membayarnya, Siapapun itu. Tapi kau hampir saja… melakukan hal itu. Ayo kita jalani hidup kita seperti biasanya. Kita bisa menutupi rasa jijik kita terhadap satu sama lain dengan sebuah senyuman……..” Gil Do

MORE09 0453MORE09 0455

Dokku menelpon Gil Do, mengabari jika ia sudah membawa pengawal Hwang ke tempat yang aman. Tak lupa, ia bertanya apakah setelah ditangkapnya pengawal Hwang, maka situasi akan menjadi aman lagi.

“Jangan membayangkan hal apapun. Semuanya akan baik-baik saja.” jawab Gil Do

“Kalau begitu…sekarang aku akan melepaskan tanganku.” ucap Dokku

MORE09 0473

Gil Do menemui pengawal Hwang yang ditahan didalam sebuah mobil dipinggir sungai. Ia membuka pintu obil tersebut dan menatap wajah Pengawal Hwang dengan tajam.

“Hwang Sung Rok! Aku akan bertanya satu kali lagi kepadamu! Apa kau yakin Moo Myeong…adalah Choi Soon Seok?” Gil Do

“Jawabannya sudah berkali-kali saya katakan kepada anda…” pengawal Hwang

“Aku tanya sekali lagi. Apa benar dia Choi Soon Seok?” Gil Do

“Kalau saya mengatakan iya…apa Anda akan membiarkan saya hidup?” Pengawal Hwang

Gil Do menjawabnya dengan sebuah gelengan kepala, yang berarti ‘tidak..’

“Kalau begitu jawabannya adalah bukan.” Pengawal Hwang

MORE09 0487MORE09 0488

Gil Do menutup pintu mobil dan mobil tersebut langsung melaju entah kemana. Pengawal Hwang hanya tersenyum melihat Gil Do dari kaca mobil.

MORE09 0507

Da Hae kembali menemui Tuan Go. entah sudah sampai mana perkembangan kesehatannya, kali ini hanya dengan menyebutkan nama ‘Kim Gil Do’, langsung membuat Tuan Go membuka matanya. Karena belum bisa berbicara secara fasih, Da Hae menggunakan metode yang dilakukannya sebelumnya. Ia bertanya mengenai hal yang ingin Tuan Go ceritakan mengenai Kim Gil Do.

MORE09 0510MORE09 0506

Satu kata yang berhasil ia catat, ‘PEMBUNUH’, Jelas saja, Da Hae panik dan tak mengerti maksud dari kata tersebut. “Apakah Kim Gil Do membunuh seseorang????” tanyanya

Tuan Go tak menjawab secara lisan, namun secara eksplisit ia mengiyakannya dengan menggerakan salah satu jarinya……

Selanjutnya >>>>

Advertisements

3 thoughts on “THE MASTER OF REVENGE Episode 9 Part 1

  1. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 9 Part 2 | my-eternalstory

  2. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 8 Part 2 | my-eternalstory

  3. Pingback: SINOPSIS Master God of Noodles Episode 1 - Terakhir

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s