THE MASTER OF REVENGE Episode 9 Part 2

<<<< Sebelumnya

MORE09 0517MORE09 0520

Tiba-tiba, muncul Gang Sook dari belakang. Dan detik itu juga, Tuan Go langsung kembali menutup matanya seakan-akan tak pernah sadarkan diri. Gang Sook meminta Da Hae untuk keluar karena ia ingin berbicara dengan ayahnya berdua saja. Da Hae pergi keluar tanpa menceritakan apapun megenai hal yang barusan diketahuinya dari Tuan Go.

Gang Sook duduk di damping Tuan Go, menggenggam tangannya dan perlahan mulai meneteskan air matanya.

“Ayah. Apa Ayah mendengarku? Sekarang tolong dengarkan apa yang akan kukatakan ini. Orang… Bukan, iblis yang membuat Ayah jadi begini… aku tidak akan pernah membiarkannya. Jadi Ayah harus bangun secepatnya. Saat Ayah bangun, aku akan menumbangkan orang itu. Tapi aku tidak yakin… bagaimana caraku bertahan hingga saat itu tiba. Jadi Ayah. Tolong. Aku mohon padamu. Tolong bangunlah.” Gang Sook

Berjalan keluar, tak sengaja Da Hae melihat Gil Do yang lewat dihadapannya, “Kim Gil Do” teriaknya

MORE09 0554

Sontak, Gil Do langsung terdiam dan mengernyitkan alisnya kemudian menengok ke arah Da Hae dengan tatapan yang tajam.

“Kenapa kau terkejut? Itu adalah namamu. Apa kau juga berbohong mengenai namamu kepada aku dan ibuku? Apakah kau sebegitu ingin menyembunyikan kami? Berapa banyak nama yang kau miliki? Mana nama yang asli?” cecar Da Hae

Gil Do berjalan mendekatinya kemudian mencengkram pundaknya erat-erat.

“Sudah kubilang padamu ratusan kali. Kau bukan apa-apa bagiku. Kalau kau mau merengek begini, carilah orang lain. Dan nama yang barusan kau sebutkan… Jangan menyebutkan nama itu lagi. Kalau kau sampai beritahu orang lain…” Gil Do

MORE09 0572

“Kalau aku mengatakannya. Kenapa? Apa yang akan terjadi? Bagaimana kalau aku memberitau semua orang? Apa kau telah membunuh seseorang?” Da Hae

Sontak saja, pertanyaan itu langsung membuat Gil Do semakin terkejut. Namun, saat itu juga muncul Nyonya Seol yang langsung membuyarkan pembicaraan diantara mereka.

“Kau tak mungkin bertengkar dengan buruh. Dan kelihatannya kau juga tidak sedang memarahinya. Aku tak yakin harus memahami situasi macam ini dengan bagaimana.” sindir Nyonya Seol

Tak mau ada rahasianya yang terbongkar, Gil Do menyuruh Da Hae untuk pergi begitupun dirinya sendiri yang memilih untuk pergi daripada berdebat dengan Nyonya Seol seperti biasanya.

“Apa dia barusan sedang menghindari sebuah pertengkaran? Itu aneh….” gumam Nyonya Seol

MORE09 0593

Kata ‘pembunuh’ yang ingin diungkapkan oleh Tuan Go terus terngiang-ngiang di kepala Da Hae. Akhirnya, ia menelpon paman Dokku untuk menanyakan hal itu secara langsung.

Tak lama kemudian, paman Dokku mendatanginya di restoran. Mereka berbicara empat mata di luar restoran.  Tanpa basa-basi, Da Hae langsung bertanya apakah yang membunuh ibunya adalah ayahnya sendiri.

MORE09 0613MORE09 0620

“Sudahlah. Pertanyaan itu tidak memiliki jawaban…..” Dokku

“Kau tau siapa pembunuhnya. Beritau aku siapa orangnya. Aku tidak akan pernah menyerah hingga mendapat sebuah nama!” Da Hae

“Bukan ayahmu…. Bukan ayahmu!!! yang membunuh ibumu. Aku bersumpah atas nama hidupku.” Dokku

“Lalu siapa yang membunuhnya?” Da Hae

“Aku benar-benar tidak tau.” Dokku

“Apa kau tahu Kim Gil Do?” Da Hae

“Tidak. Aku tidak tahu.” Dokku

Bahkan, Dokku sekalipun tak mengetahui siapa itu Kim Gil Do. Da Hae menyerah, ia menyuruh paman Dokku untuk pulang saja, karena ia pun masih ada pekerjaan yang belum terselesaikan di dapur.

MORE09 0634MORE09 0644

Salah seorang ajudan Gil Do menemuinya untuk memberitahukan jika mereka sudah membereskan pengawal Hwang. Tak lupa, pria itu memberikan beberapa lembar foto yang terselip di dompet pengawal Hwang.

Saat dilihatnya, ternyata itu adalah potongan CCTV ketika Moo Myung menemui tuan Choi di  rumah sakit. Curiga, Gil Do langsung menelpon Tuan Choi dan menyuruhnya untuk mampir ke Goongnakwon.

MORE09 0652MORE09 0648

Sesuai dugaan, Moo Myung di-bully habis-habisan oleh pegawai bagian mie yang lainnya. Ia mendapatkan tugas membuat mie berkali-kali lipat lebih banyak daripada yang lainnya. Beberapa pegawai ada yang merasa iba dan ingin membantnya. Namun, mereka sadar jika melakukan hal itu makan mereka juga akan ikut di-bully.

MORE09 0667MORE09 0679

Nyonya Seol masuk ke dapur dan melihat kondisi Moo Myung. Ia agak khawatir dan kasihan memlihatnya. Ia berbicara dengan Gang Sook, mendiskusikan mengenai masalah ini. Dengan santai, Gang Sook mengatakan jika itu bukanlah urusannya, seharusnya Nyonya Seol mengurus itu sendiri karena ialah yang membawa Moo Myung kesini.

“Tidakkah kau berfikir bahwa dia juga bisa menusuk punggungmu?” Gang Sook

“Kau tidak benar-benar mengenalku. Kau hanya akan dikhianati kalau kau mempercayai seseorang. Apa kau pernah melihatku mempercayai siapapun? Kalau kau tidak mempercayai siapapun, kau juga tidak akan memiliki teman, Sama sepertimu… dan juga aku.” Nyonya Seol

MORE09 0715

Waktunya istirahat, Moo Myung yang kelelahan menyendiri di sebuah ruangan. Hanya diam dan menghela nafasnya dalam-dalam, guna membuang semua rasa lelah yang menempel ditubuhnya. Seorang pegawai masuk dan menyampaikan pesan jika Gil Do ingin bertemu dengan Moo Myung.

MORE09 0735MORE09 0734

Ternyata, itu adalah rencana jahat Gil Do untuk mengetahui ada hubungan apa diantara Moo Myung dan Tuan Choi. Di sana sudah ada Tuan Choi yang duduk san mengobrol dengan Gil Do. Saat Moo Myung masuk, suasana seakan membeku, Tua Choi dan Moo Myung saling bertatapan heran.

MORE09 0747MORE09 0740

Beberapa detik kemudian, Tuan Choi mencairkan susana. Entah apa yang telah terjadi, namun Tuan Choi malah mengatakan jika dirinya mengenal Moo Myung karena dulu Moo Myung telah membantunya membagi-bagikan mie saat acara pemilihannya sebagai anggota Kongres,

Gil Do kaget, namun ia berusaha untuk memercayainya. Meskipun kita dapat memastikan, jika seperempat isi hatinya masih belum bisa memercayai hal itu.

MORE09 0754

Moo Myung mengantarkan Tuan Choi ke pelataran parkir. Sepertinya, mereka masih saling berkomunikasi dan Tuan Choi juga kaget, karena sebelumnya Moo Myung pernah mengatakan jika suatu saat Tuan Ha pasti akan memanggilnya dan itu terjadi di hari ini.

“Apa kau peramal? Bagaimana kau bisa tau?” Tuan Choi

“Kalau aku peramal, aku tidak akan ditusuk orang. Malahan aku pernah dikhianati oleh seseorang.” Sindir Moo Myung

“Ayoolah… Apa kau pikir aku harus mati untuk menyelamatkanmu? Bagaimanapun, dunia ini sangat sempit ya. Aku tidak pernah menyangka kau akan bekerja disini.” Tuan Choi

“Kau juga sangat gigih. Tapi, Aku akan memastikan… kau juga akan membayar hutangmu kepadaku.” Moo Myung

“Baiklah, asal jangan terlalu kejam terhadapku. Aku pun harus menghasilkan uang.” Tuan Choi

MORE09 0766MORE09 0767

Di pinggir lapangan tennis, Tuan So ditemani seseroang sedang melihat sebuah berkas yang berisi CV Yeo Kyung. Pria itu menjelaskan jika Yeo Kyung adalah seorang jaksa tahun pertama yang sangat gigih dan kurang fleksibel. Takutnya, suatu saat ia akan mencampuri urusan mereka.

Awalnya, Tuan So tak begitu tertarik. Namun, nampaknya ia mulai tertarik setelah melihat latar belakang Yeo Kyung yang seorang anak yatim piatu karena kedua orang tuanya yang telah dibunh. Nampaknya ia memang mengetahui sesuatu tentang hal tersebut.

MORE09 0785MORE09 0809

Di ruangannya Yeo Kyung masih sangat sibuk memikirkan kasus yang telah digambarkannya secara rinci di papan tulisnya. Muncul Nona Kim yang merupakan salah satu penyiidik di Departemen bagian Yeo Kyung.

“Aku rasa kau harus berhenti menggali kasus ini. Kasus ini sudah berada di luar undang-undang pembatasan, dan akan sangat berbahaya jika kau pergi ke TKP. Lagipula, para atasan juga tidak menyukainya, jadi kau harus menghentikannya.” papar Nona Kim

“Aku menjadi… seorang jaksa untuk menyelesaikan kasus ini. Aku tidak boleh menyerah.” Yeo Kyung

“Kau tidak boleh menjadi jaksa… untuk membalas dendam.” Nona Kim

Ketika perdebatan semakin memanas, obrolah beralih dari antara atasan dengan bawahan menjadi obrolan antar teman. Ternyata, dulu Nona Kim aalah anggota kepolisian yang membawa masuk Tae Ha, Moo Myung dan Yeo Kyung panti asuhan yang sama. Sehingga, sangat jelas jika dirinya mengethaui mengapa kasus ini menjadi sangat penting untuk Yeo Kyung. Tapi, ia menyadari, jika sikap Yeo Kyung yang sekarang ini bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi semuanya.

“Apakah seorang penyidik boleh mengatakan hal seperti itu kepada atasannya! Mintalah semua berkas yang berhubungan dengan perubahan fungsi Goongnakwon, dan bersiap-siap untuk melacak akun siapapun yang terlibat!?” tegas Yeo Kyung

MORE09 0823MORE09 0821

Tiba-tiba muncul Jaksa Ahn. Ia mengomentari perilaku Yeo Kyung yang terlalu gigih dan ia juga menasehainya agar berhenti menggali kasus tersebut. Kedatangannya tak lain, hanyalah untuk memberitahukan jika Yeo Kyung akan dipindahkan ke Departemen khusus. Sungguh hal yang aneh, tak semua jaksa bisa dengan mudah masuk ke departemen tersebut. Apalagi, Yeo Kyung hanyalah seorang jaksa yang baru memulai karirnya di tahun pertama. Ia menyindir, jika Yeo Kyung sepertinya memiliki kenalan seorang petinggi sehingga bisa mendapatkan posisi tersebut.

MORE09 0838

Tak terima, Yeo Kyung langsung menemui atasannya. Menanyakan alasan dibalik pemindahan tugasnya. Tak ada jawaban yang pasti, atasannya hanya menjawab pertanyaan tersebut dengan kata yang berbelit-belit tanpa ada makna yang jelas.

MORE09 0850

Saat Yeo Kyung keluar dari ruangan tersebut, Tuan So masuk. Mereka berpapasan dan Tuan So menyapanya, namun Yeo Kyung yang tak mengenalnya hanya berlalu begitu saja tanpa menjawab salam dari Tuan So.

Ternyata, dari obrolan Tuan So dan atasan Yeo Kyung, kita mengetahui jika orang yang memuat Yeo Kyung dipindahkan ke cabang khusus adalah tuan So.

MORE09 0870MORE09 0869

Tae Ha menemui Dokku, menceritakan mengenai Gil Do yang menemuinya dan mengungkit-ungkit nama ayahnya.

(Sorry yaaa… di episode sebelumnya aku salah baca subtitle.. ternyata Gil Do bilang kalau dia tahu siapa yang menyuruh ayahnya Tae Ha ntuk membunuh. Padahal di episode sebelumnya… aku malah nulis secara langsung kalau Gil Do yang nyuruh ayahnya Tae Ha buat ngebunuh. Aku sendiri, masih bingung, subtitle-nya beda-beda. Maaf yaaa… mungkin di episode-episode berikutnya bakalan lebih diperjelas lagi….)

Karena penasaran dengan kalimat yang diungkapkan oleh Gil Do. Akhirnya, Tae Ha memutuskan untuk bertemu dengan Gil Do. Khawatir terjadi apa-apa, Dokku pun menawarkan diri untuk mengantarkan Tae Ha ke Goongnakwon.

MORE09 0892

Sesampainya disana, Dokku mengajak Tae Ha untuk memakan mie terlebih dahulu. Dan kebetulan, mie yang dipesan oleh mereka menjadi dua mangkok mie terakhir untuk Moo Myung bisa melewati masa ‘ospek’-nya.

Moo Myung sudah sangat keleahan, selama 3 hari berturut-turut harus bekerja banting tulang untuk menguleni adonan mie dan memasaknya juga. Namun, degan seluruh sisa tenaga yang dimilikinya, akhirnya ia berhasil menyelesaikan hidangan tersebut dengan sempurna.

MORE09 0919MORE09 0930

Saat dihidangkan, Tae Ha dan Dokku sangat menikmati mie tersebut. Jika melihat ekspresinya, sepertinya Tae Ha sedikit merasakan kehadiran Moo Myung dalam mie terebut, karena jenis mie yang dipesannya adalah mie yang terakhir kali dibuatkan Moo Myung untuknya.

MORE09 0943MORE09 0945

Saat menemui Gil Do, Tae Ha disambut dengan cukup baik. Sayangnya, ia tak bisa mendapatkan informasi mengenai ayahnya secara cuma-cuma. Gil Do memberikan syarat agar Tae Ha bekerja untuknya maka ia akan memberikan informasinya.

Sayangnya, Tae Ha tak mau melakukannya. Ia lebih memilih pergi dengan tangan kosong daripada harus menjadi bawahannya Gil Do.

MORE09 0964MORE09 0971

Gang Sook sedang termenung sendirian di ruangannya, hingga akhirnya masuk salah seorang pelayan yang memberikan sebuah paket untuk Gang Sook. Ia terkejut, karena ternyata itu adalah paket dari pengawal Hwang.

MORE09 0978MORE09 0979

Saat membukanya, hanya terdapat sebuah flashdisk. Ia segera mengambil laptopnya untuk melihat isi flashdisk tersebut. Ternyata, isinya  adalah rekaman video CCTV ketika Gil Do sedang berdebat dengan Da Hae di kamar Tuan Go waktu itu……

MORE09 0987

Saat berjalan di koridor, tak sengaja Tae Ha melihat Moo Myung yang sedang berjalan kearahnya. Untuk beberapa detik, mereka saling menatap, kemudian Moo Myung berjalan melewati Tae Ha tanpa menyapa atau mengucapkan sepatah kata apapun………

MORE09 0995

My Comment….

Exactly…Moo Myung pasti udah operasi bekas luka di tangannya. Karena gak mungkin dia kembali tanpa persiapan yang cukup. Smeuanya pasti udah dia fikirkan sebelumnya, apalagi dia dibantu dapet bantuan dari Nyonya Seol. Tinggal kita lihat aja gimana kombinasi kekuatan mereka berdua.

MORE09 0204

Dan yang enggak sesuai dugaanku…. ternyata Tae Ha sendiri yang memilih untuk menjauh dari kehidupan teman-temannya. Padahal, aku kira dia bakalan dendam dan benci sama mereka makanya nantinya Tae Ha mau bekerja bareng Gil Do.

Ehh… dia malah merasa rendah diri dan menjauh. Malang bangettt sih nasibnya…

MORE09 0998

Pusingg deh aku, kalo dah bahas mengenai kehidupan jaksa.. pengacara.. hakim… di dunia drama. Selalu aja ada orang-orang berkuasa dibalik mereka. Kesannya, hukum itu selalu bisa dibeli sama uang, iya nggak?

Gak perlu aku komentarin lebih banyak, karena para pecinta drama korea sejati pasti udah tahu bakal kek gimana kelanjutan nasib Yeo Kyung yang berada di lingkungan kayak gitu.

Episode Selanjutnya >>>>

Advertisements

7 thoughts on “THE MASTER OF REVENGE Episode 9 Part 2

  1. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 9 Part 1 | my-eternalstory

  2. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 10 Part 1 | my-eternalstory

  3. Pingback: Sinopsis Drama Korea Lucky Romance 1 -16 Lengkap | Sinopsis Paling Lengkap

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s