THE MASTER OF REVENGE Episode 11 Part 2

<<<< Sebelumnya

MORE11 0467MORE11 0471

Tak mau Moo Myung menang, Gang Sook segera memanggil Da Hae dan memintanya untuk memanggilkan Tuan Lee. Sayang… Gil Do memulai langkahnya lebih awal. Ia telah lebih dulu, memanggil Tuan Lee untuk berbicara dengannya.

Sama seperti biasanya, Gil Do memberikan sebuah penawaran menarik jika Tuan Lee mau menjadi salah satu orangnya. Perlu kita ketahui, selama ini, Tuan Lee tidak pernah memihak siapapun, ia termasuk salah satu orang yang netral di Goongnakwon.

MORE11 0499MORE11 0498

Dengan bantuannya, Gil do memastikan jika Tuan Lee akan menjadi orang yang menempati posisi kepala bagian Mie. Tentu sebuah penawaran yang menggiurkan. sayangnya, Tuan Lee tipe orang yang memikirkan sesuatu dengan matang-matang. Ia tak langsung menjawab penawaran itu dan meminta waktu untuk memikirkannya telebih dahulu.

MORE11 0500MORE11 0513

Yeo Kyung masih sangat sibuk memeriksa asal-usul dana di yayasan Goongnak. Namun, seberapa keras ia berusaha, tetap tak ada satupun bukti kuat yang merujuk pada sosok Kim Gil Do.

Tiba-tiba, Nona Kim masuk keruangan dan langsung membuka laptopnya. Ia menunjukkan sebuah berita penangkapan pengacara Park dalam kasus judia ilegal. Dan yang menarik, ditemukan salah satu cek atas namaHa Jung Tae (Gil Do).

MORE11 0530

MORE11 0537MORE11 0540

Dokku mengetahui berita penangkapan pengacara Park. Ia paik dan langsung menggurtu dihadapan Gil Do. Ia sangat khawatir, jika semua yang telah mereka lakukan hancur hanya karena masalah ini. Gil Do tak menanggapi ocehan Dokku, dihadapannya ia malah menelpon jaksa Ahn dan meminta bantuannya ntuk menyelesaikan masalah ini.

MORE11 0553MORE11 0557

Keluar dari ruangan Gil Do, Dokku berpapasan dengan Tae Ha. Mereka berjalan keluar bersamaan dan tak sengaja melihat Moo Myung. Sesuai permintaan Tae Ha, Dokku bertingkah seakan-akan ia tak menganali Moo Myung.

Diluar, Dokku menyampaikan sesuatu yang harus dihadapi oleh Tae Ha sebentar lagi.

MORE11 0567

“Dengar baik-baik. Tuan Ha dan aku sedang berada di tumpukan masalah. Tidak ada lagi jalan keluar bagi kami berdua. Apa kau tau bagaimana cara berteman orang yang… berada di tumpukan masalah? Mereka melibatkan… teman mereka dalam kekacauan itu. Tuan Ha akan segera memberimu pekerjaan. Kalau kau mau melakukannya, pastikan kau melakukannya dengan benar. kalau tidak kau harus mengundurkan diri dengan segera. Kuberitau sekali lagi… jangan pernah ragu tentang apapun, meskipu sedetik sajaa… Kau mengerti?!” Dokku

“Tenang saja… Aku tidak akan melihat lagi ke belakang.” Tae Ha

“Malah itulah sebabnya aku mengkhawatirkanmu. Kau harus melihat ke belakang dari waktu ke waktu. Kau kan bukan kura-kura. Lihatlah masa lalumu sesekali.” Dokku

“Kau dulu memang gagal melindungi ayahku. Tapi aku pasti akan melindungi teman-temanku apapun yang terjadi.” Tae Ha

MORE11 0588

Benar saja… sesaat setelah Dokku pergi, Tae Ha mendapat telpon dari Gil Do yang memintanya untuk mengantar Gil Do kesebuah tempat.

MORE11 0596MORE11 0597

Di mobil, Tae Ha yang penasaran bertanya kemana mereka akan pergi. Gil Do menjawab jika mereka akan pergi ke kantor kejasaan. Tae Ha kembali bertanya, untuk apa mereka pergi kesana. Gil Do ‘agak’ kesal melihat sikap Tae Ha yang terlalu ingin tahu segala urusannya. Kali ini, ia memaafkannya, mengatakan jika ia hanya akan membiarkan Tae Ha untuk bertanya sampai disitu saja.

MORE11 0602

Tuan So menelpon seseorang… Nampaknya, ia sangat senang dengan kinerja Yeo Kyung. Ia hanya memberikan sebuah umpan, dan Yeo Kyung berhasil melempar sebuah ranjau kehadapan Gil Do.

MORE11 0610MORE11 0612

Di ruangan, bersama para pegaiwanya Yeo Kyung mendiskusikan masalah yang sedang ditangani mereka sekarang. Sayangnya, meskipun telah didesak pengacara Park sama sekali tak mau membuka mulutnya dan malah berlagak seakan-akan hanya mengulur waktu saja. Akhirnya, Yeo Kyung meminta Nona Kim untuk memanggil Tuan Choi selaku orang yang memiliki hubungan dengan pengacara Park untuk datang diinterogasi.

MORE11 0623MORE11 0628

Yeo Kyung dipanggil ke ruangan kepala kejaksaan. Saat ia masuk, sudah ada Gil Do dan Jaksa Ahn yang juga menunggunya. Gil Do berdiri dan mengulurkan tangannya untuk  bersalaman dengan Yeo Kyung. Sayangnya, Yeo Kyung menolak tangan Gil Do dan mengatakan jika hal ini tidak benar.

MORE11 0639

Melihat hal itu, Jaksa Ahn geram. Ia berdiri dan membentak Yeo Kyung dihadapan yang lainnya. Memakinya dengan sebuatan orang yang ‘sok benar’. Yeo Kyung tak melawan, ia hanya diam dan menahan amarahnya. Akhirnya, kepala kejaksaan memintan Yeo Kyung untuk keluar saja dari ruangannya.

MORE11 0654MORE11 0675

Sesuai tradisi yang berlaku di Goongnakwon, Da Hae yang dianggap sebagai ‘pegawai baru’ di bagiannya akan diminta untuk memasak pesanan terakhir. Awalnya ia bingung saat mendengar nama mie yang dipesan, untung saja Moo Myung yang berada di pinggirnya membantunya dalam membat mie tersebut.

Setelah ia selesai memasak mie-nya, semua orang di daur langsung bertepuk tangan dan memberinya selamat, karena mulai dari sekarang ia sudah resmi dianggap sebagai salah satu koki di bagian mie.

MORE11 0687

Sesuai dugaan… Moo Myung mulai mendekati Da Hae. diluar ia mengucapkan selamat kepada Da Hae. Entah apa maksudnya, Moo Myung bekata, “Wah…. pasti ayahmua akan baangga jika mengetahui hasil pekerjaan anaknya ini…”

Da Hae mengernyitkan alisnya.. ia nampak kesal ketika Moo Myung menyebutkan kata ‘ayah’, dihadapannya. Tanpa mengatakan apapun lagi, Da Hae langsung berjalan pergi meninggalkan Moo Myung.

MORE11 0714

Karena kebetuan Gil Do sendiri yang datang ke kantor kejaksaan, maka Yeo Kyung memintanya untuk memberikan kesaksian. Mereka berbicara empat mata di dalam ruangan interogasi.

Seperti biasanya, Gil Do menjawab semua pertanyaan dari Yeo Kyung dengan sebuah perumpamaan yang agak ambigu untuk diterjemahkan. Pada intinya, ia membual dengan mengatakan jika dirinya sudah lama lama bertemu dengan engacara Park. Dan masalah cek atas namanya itu, dengan santai ia mengatakan jika tak semua cek atas namanya diberikan langsung oleh dirinya.

“Jangan pernah berpikir untuk menggunakan koneksimu lagi. Lain kali, aku pastikan akan mematahkan koneksi itu untukmu.” ucap yeo Kyung

“Wow, kau sangat menakutkan. Aku jadi merinding…” celetuk Gil Do

MORE11 0779MORE11 0782

Tak suka dengan tindakan Yeo Kyung, Jaksa Ahn langsung mendatangi ruangan Yeo Kyung. Ia lagi-lagi memaki Yeo Kyung dengan kata-kata kasar.

“Bacakan! Prinsip keseragaman!!!!” teriak Jaksa  Ahn

“Kenapa tiba-tiba anda…..” tanya Yeo Kyung

“Cepat bacakan!!!!” tukas Jaksa Ahn

MORE11 0775

“Setiap jaksa diwajibkan untuk menuruti perintah dari kantor kejaksaan yang lebih tinggi.. dengan Jenderal Kejaksaan Umum sebagai kantor tertinggi. dan harus bekerja dalam keseragaman.” ucap Yeo Kyung

“Jadi,… Lupakanlah kasus ini, dan tunggulah kasus yang lain.” tegas Jaksa Ahn

“Saya tidak bisa! Saya akan menyelidiki lebih dalam masalah cek tersebut… dan saya juga akan memanggil Tuan Choi, yang bekerja kepada Tuan Park. Juga, saya akan memanggil Tuan Ha untuk pertanyaan kedua…” tegas Yeo Kyung

Meskipun sangat kesal, tak ada hal lain yang bisa dikatakan oleh jaksa Ahn selain, “Mari kita lihat apa yang akan terjadi padamu…..”

MORE11 0786

Akhirnya saat-saat yang diungkapkan Dokku datang juga… Gil Do meminta Tae Ha untuk mengehentikan mobilnya di dekat rumah Pengacara Park. Ia melemparkan sebuah amplop berisi uang kepada Tae Ha. Singkatnya, ia meminta Tae Ha untuk menghajar hasbis-habisan Tuan Park maksimal sampai ia hanya bisa merangkak ke rumahnya dan setelahnya berikan amplop berisi uang itu kepadanya.

MORE11 0787

Tae Ha terkejut, ia terdiam sejenak dan mengingat perkataan Dokku yang memintanya untuk tidak ragu dalam melakukan apapun, meski hanya untuk sedetik saja. Akhirnya, Tae Ha mengambil keputusannya. Ia turun dari mobil dan menuruti perintah dari Gil Do.

MORE11 0802MORE11 0808

Dengan membabi buta, ia menghajar Pengacara Park. Ia menonjok dan melemparkan badan Tuan Park ke gerbang , hingga bdannya berlumuran darah. Setelah melihat Tuan Park yang terkapar di aspal, ia melemparkan amlpop berisi uang dari Kim Gil Do. Tanpa disadari, didekatnya terparkir sebuah mobil yang pastinya memiliki sebuah blackbox yang merekam semua perbuatannya tadi.

MORE11 0828MORE11 0829

Setibanya di Goongnakwon.. Tae Ha menyendiri dikamarnya. Ia sebenarnya sangat marah pada dirinya sendiri karena melakukan hal seperti tadi. Tak sengaja, Da Hae lewat dan melihat kondisi Tae Ha. Perlahan… ia berjalan menghampiri Tae Ha, dari kejauhan ia sudah melihat tangan Tae Ha yang terluka. Ia pun mengambil kotak obat-obatan dan duduk dihadapan Tae Ha.

MORE11 0842

“Pergi! Aku hanya ingin sendirian saja! Tolong tinggalkan aku!” Tae Ha

Da Hae tak bereaksi apapun. Ia hanya diam dan duduk dihadapan Tae Ha sambil mengobati luka ditangan Tae Ha.

“Apa kau tidak mendengarku!!!! Pergilah!!!” teriak Tae Ha

“Aku tidak mendengarmu. Jadi cobalah berteriak lebih keras.” Da Hae

“Keluarlah dari sini!!!!” Tae Ha

“Berteriaklah lebih keras lagi!!! Hmmm… Aku bisa mencium bau minya… darah….. dan surat tua dari tubuhmu. Bau surat itu seperti pecahan kenangan. Untung saja baunya lebih kuat dari pada bau yang busuk. Kalau aku jadi dirimu, aku pasti akan keluar sebelum semuanya memburuk.” Da Hae

MORE11 0857

Sejenak Tae Ha terdiam, ia mengucapkan terimakasih sambil menggenggam tangan Da Hae erat-erat. Mata Da Hae terbelalak, ia terkejut dengan tindakan Tae Ha. Refleks.. ia langsung melepaskan tangannya.

“Apa kau selalu menggenggam tangan seorang gadis seperti ini?” celetuk Da Hae yang langusng kembali menggenggam tangan Tae Ha sambil memberinya semangat.

MORE11 0870MORE11 0876

Saat berjalan keluar, Da Hae memegang dadanya yang ia rasa mulai berdetak lebih kencang. Ia juga mengelus tangannya sambil tersenyum. Hal tak jauh berbeda juga dilakukan oleh Tae Ha.

MORE11 0882MORE11 0886

Mengingat perkataan Da Hae, Tae Ha langsung mencium bau badannya sendiri. Kemudian ia membuka sebuah kotak berisi surat-surat yang dari tema-temannya. Ternyata, meskipun selama dipenjara ia tak pernah mau berteu mereka secara langsung, Tae Ha masih mau menerima dan membaca serta menyimpan surat-surat itu hingga sekarang.

MORE11 0892

Keesokan harinya, Gil Do berbicara dengan Moo Myung. Ia menceritakan perihal kompetisi perebutan posisi kepala bagian mie yang akan segera diadakan. Meskipun ia tidak menjadi jika Moo Myung akan menjadi kepala bagian mie, setidaknya ia telah memberikan peluang bagi Moo Myung. Untuk balasan atas usahanya ini, Gil Do meminta Moo Myung untuk sesegera mungkin mempertemukannya dengan Tuan So. Dan tanpa fikir panjang, Moo Myung mengatakan jika ia bisa mengaturnya malam ini juga.

MORE11 0914MORE11 0918

Gil Do masuk keruangan rahasianya, kemudian membuka brankasnya. Ia mengambil sebuah amplop berisikan dokumen yang bertuliskan “Korupsi di Industri Pertahanan ”. Ia menyimpan kembali dokumen itu rapi-rapi.. kemudian tersenyum sambil melihat cermin dihadapannya.

MORE11 0932

Yeo Kyung mendapatkan kabar buruk… Tuan Choi yang ingin dia interogasi, tiba-tiba dikabarkan masuk ke rumah sakit karena jatuh dari tangga (alibi aja sih, kalau menurutku…). Sekarang ia semakin bingung, jika memang ia terus memaksakan diri dalam menangani kasus ini, ia sangat amat menyadari jika posisinya di kantor kejaksaan bisa terancam. Tiba-tiba, ia mengajak Nona Kim untuk menemaninya makan mie.

MORE11 0960

Akhirnya, Tuan So datang ke Goongnakwon. Gil Do sibuk merapikan pakaiannya dan kita melihat sebah flashback..

Ternyata… Tuan So adalah majikan yang dulu rumahanya Gil Do rampok saat masih remaja. Gil Do masih sangat mengingatnya, sementara kita melihat jika Tuan So seakan-akan tak mengenalinya…

MORE11 0976

Mereka masuk ke ruangan VIP, memperkenalkan dirinya.  Gil Do mengatakan, jika ia sangat senang bisa bertemu dengan sosok hebat seperti Tuan So. Begitupun sebaliknya, Tuan So merasa sangat terhormat bisa bertemu dengan sosok Chef mie yang sangat terkenal seperti Kim Gil Do.

Tiba-tiba, salah satu pelayan masuk dan memberitahukan jika ada seorang jaksa yang ingin bertemu dengan Gil Do.

MORE11 0965

Tentu saja, Jaksa itu adalah Yeo Kyung. Ia datang ditemani Nona Kim, kedatangannya bukan hanya untuk makan mie ‘biasa’. Ia tak bisa langsung menemui Gil Do karena beberapa pelayan menahannya di depan.

Gil Do meminta Tae Ha yang berdiri disampingnya, untuk menggantikannya menemui jaksa itu. Dengan sigap, Tae Ha langsung mengiyakan perintah Gil Do.

MORE11 0987MORE11 0986

Tae Ha berjalan keluar dan langsung terkejut ketika melihat sosok Yeo Kyung yang berdiri dihadapannya. Begitupula Yeo Kyung… Mereka saling menatap tanpa mengatakan apapun………

My Comment….

MORE11 0951MORE11 0955

Wawwww….. aku tertipu. Asliii, aku sama sekali gak nyadar dan gak ngeuh kalo Tuan So itu majikannya Gil Do dulu. Drama ini pinter nge-casting pemainya. Jago deh… kalian semua juga pasti kebanyakan gak nyadar tentang hal ini.

Di episode ini, aku mikirnya Moo Myung lagi jadi karakter antagonis dan Tae Ha jadi karakter protagonis. Come On… Tae Ha… kenapa kamu hobi bangett berkorban. Untung aja, dulu dia kagak beneran jadi polisi. Bayangin kalo dia jadi polisi, kayaknya dia gak bakalan berani nangkap pejahat karena kasihan.

MORE11 0993

Untungnyaaa, di episode ini diselipin adegan ‘Love Blossom’ antara Tae Ha ama Da Hae, Jadi, gak ngenes amat setelah lihat nasibnya Tae Ha yang harus ngelakuin hal-hal kayak gitu.

Plisss, karena aku juga nontonnya ketinggalan beberapa episode… yang udah nonton dan baca sinopsis ini, jangan spoiler di komen yaaa. Kalo nulis spoiler, terpaksa aku hapus, hehehehe….

Tahu sendiri kan, bahan penyedap drama dengan tema balas dendam kayak gini tuh yaa ‘curiousity’….

Episode Selanjutnya >>>>

Advertisements

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s