THE MASTER OF REVENGE Episode 12 Part 2

<<<< Sebelumnya

MORE12 0529MORE12 0531

Nona Kim menyerahkan sebuah USB dari mobil yang terparkir tepat didepan halaman rumah Pengacara Park. Ia belum melihatnya dan memberikannya langsung kepada Yeo Kyung.

MORE12 0536

Sesaat setelah melihat isi USB tersebut, Yeo Kyung langsung terkejut. Dengan jelas, ia melihat sosok Tae Ha yang menghajar Pengacara Park habis-habisan. Ketika Nona Kim bertanya apa yang ditemukannya, Yeo Kyung bersikap tenang, mengatakan jika tak terekam kejadian yang mencurigakan.

MORE12 0560

Tuan So menelpon Yeo Kyung dan mengajaknya untuk bertemu diluar. Yeo Kyung pun langsung pergi menemuinya. bukan sebuah pertemuan yang panjang, hanya beberapa menit, namun Tuan memberikannya sebuah info yang cukup penting. Tuan So meminta Yeo Kyung untuk menyelidiki seseorang bernama Kim Gil Do karena ada hal menarik mengenai orang itu.

MORE12 0572

Yeo Kyung kembali kekantornya dan langsung meminta nona Kim untuk melacak seseorang bernama Kim Gil Do yang lahir sekitar tahun 1955-1965. Hasil yang muncul begitu banyak dan tak memungkinkan jika mereka harus melacaknya satu persatu. Akhirnya, Yeo Kyung memintanya untuk mempersempit kriteria pencarian, seperti Kim Gil Do yang termasuk kedalam daftar buronan, orang hilang atau mantan napi sekitar tahun 1989-1995.

MORE12 0591

Gang Sook masuk ke kamar Tuan Go, disana ternyata ada Nyonya Seol yang datang terlebih dahulu. Gang Sook menggenggam tangan ayahnya kemudian bertanya, “Ayah… mengapa kau sangat tega epadaku. Bahkan, semenjak siuman kau belum pernah menyebut namaku…”

Gang Sook memohon agar kompetisi perebutan posisi kepala bagian mie, dipending sampai kondisi ayahnya kembali stabil. Nyonya Seol menolaknya, dengan alasan tidak ada waktu yang pasti sampai saat itu datang.

MORE12 0612

Tiba-tiba, Tuan Go siuman. Dengan terbata-bata.. ia malah menyebut nama Da Hae. Segera Gang Sook meminta orang untuk memanggilkan Da Hae.

MORE12 0626

Setelah Da Hae sampai, Tuan Go langsung mengisyaratkan agar Gang Sook dan Nyonya Seol pergi keluar meninggalkannya.

MORE12 0649

Setelah tinggal berdua saja, dengan terbata-bata Tuan Go hendak mengucapkan sesuatu, “Cho…. Cho…”. Belum juga menyelesaikan kalimatnya, Tuan Go tiba-tiba kejang dan Da Hae langsung berteriak meminta pertolongan.

Setelah diperiksa oleh perawat, ternyata Tuan Go terkena stroke ringan, dan yang diperlukannya sekarang adalah beristirahat. Gang Sook mengerti, bersama yang lainnya ia pergi meninggalkan kamar Tuan Go. Saat berjalan melewati Dong Bae, Da Hae mencium aroma yang persis sama dengan aroma dari badan Tuan Go.

MORE12 0666

Lagi-lagi Da Hae berbohong dengan tak menyampaikan apa yang dikatakan Tuan Go kepadanya. Gang Sook mungkin memercayainya, namun Nyonya Seol tidak demikian.

“Kadang, ada sesuatu… yang dinamakan insting, yang tidak bisa dijelaskan secara logis. Kita menyebutnya firasat. Kau tau itu, kan? Itulah yang aku rasakan sekarang ini. Sepertinya kau sedang menyembunyikan sesuatu. Aku juga berspekulasi bahwa kau dan Tuan Ha pasti memiliki hubungan di masa lalu.” cecar Nyonya Seol

MORE12 0696

“Cukup!!! Aku sudah muak dengan kecurigaanmu!” teriak Da Hae

“Kecurigaan tidak akan pernah menghilang hingga kebenarannya dipastikan. Hari itu akan segera tiba. Dan jika terbukti bahwa perasaan dan firasatku memang benar, kau harus… membayar hal itu.” ancam Nyonya Seol

MORE12 0710

Kepada Moo Myung, Nyonya Seol menceritakan mengenai kondisi Tuan Go. Kemudian, ia membahas mengenai  firsatnya yang makin hari makin kuat mengenai hubungan antara Da Hae dan Gil Do. Selain itu, pada hari ini, ia mengetahui jika Da Hae juga memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tuan Go.

Sementara itu, kepada Nyonyat Seol, Moo Myung menceritakan mengenai rencananya ketika ia telah berhasil menduduki posisi kepala bagian mie. Ia akan muncul di program-program TV kemudian menunjukkan kepada semua orang jika Gil Do adalah koki yang tidak kompeten. Namun, langkah terdekatnya sekarang ialah untuk menghancurkan yayasan Goongnak.

“Yayasan Goongnak….. Kejahatan mengerikan Tuan Ha… pastilah berkerumun di tempat itu. Aku tidak keberatan kehilangan Yayasan Goongnak. Aku… hanya tertarik dengan Goongnakwon.” ungkap Nyonya Seol

MORE12 0732MORE12 0738

Da Hae melamun sendirian, memikirkan kembali potongan kata yang ingin diucapkan oleh Tuan Go. Tiba-tiba, muncul Moo Myung yang langsung membuyarkan lamunannya. Moo Myung memberitahukan perihal dirinya yang meilih Da Hae menjadi asistennya pada pertandingan besok. Da Hae menolak, ia masih harus fokus pada ujiannya, karena kalau gagal maka ia harus kembali lagi menjadi buruh.

Moo Myung memberikan sebuah penawaran, karena ia membutuhkan indera penciuman sempuran Da Hae, maka sebagai balasannya ia akan membantu Da Hae saat ia mendapat pasanan dengan nama-nama rumit yang belum dikenalinya. Akhirnya, Da Hae setuju dan mau membantu Moo Myung besok.

MORE12 0760MORE12 0763

Tae Ha melihat dompet yang diberikan Gil Do kepadanya. Kemudian ia berjalan kearah kamar Da Hae, ia celangak-celinguk memerhatikan sekitarnya. Namun, yang keluar dari kamar itu adalah Nona Hong yang langsung menegurnya karena memerhatikan sikanya yang hanya mondar-mandir sedaritadi. Tae Ha memperkenalkan dirinya, kemudian menjelaskan jika kedatangannya adalah untuk menemui Da Hae.

MORE12 0772

Tak lama kemudian, munculah Da Hae dari arah belakang. Nona Hong melihatnya dan langsung berteriak, “Mmm…. meskipun aku ini ‘genit’, tapi aku tak berani untuk punya pacar disini tuh…..”

“Husssss… jangan dengarkan omongannya..” ucap Da Hae

Nona Hong hanya tersenyum, kemudian masuk kembali kedalam kamar, meninggalkan Da Hae dan Tae Ha berduaan saja.

MORE12 0777MORE12 0781

“Ada apa?” Da Hae

“Mmmm anuuu… Terima kasih untuk yang waktu itu. Setelah kerja, kamu mau ngapain?” Tae Ha

“Apa kau sedang mengajakku kencan?” Da Hae

“Nggak, kok. Aku cuma nanya kamu mau ngapain. Cuma penasaran aja.” Tae Ha

“Aku cuma mau… makan, mandi, terus tidur.” Da Hae

MORE12 0783

Tiba-tiba, Nona Hong membuka pintu dan menyela pembicaraan mereka, “Ya ampun. Sudah makan malamlah saja dengannya. Kalian ini dari tadi ribet aja….”

Da Hae tersipu malu, apalagi Tae Ha langsung melihat wajahnya dengan tatapan yang harap-harap cemas.

“Tapi gimana ya? Aku harus siap-siap buat kompetisi besok.” Da Hae

“Kompetisi apa?” Tae Ha

MORE12 0789MORE12 0791

“Untuk mendapatkan posisi Kepala Mie. Tuan Lee dan Moo Myung akan bertanding besok. Aku jadi asistennya Myeong, jadi hari ini aku nggak ada waktu.” Da Hae

Dari raut wajahnya, kita memahami jika Tae Ha pasti kecewa. Namun, ia berusaha menutupinya dan berkata jika mereka bisa pergi keluar lain kali saja.

MORE12 0811MORE12 0812

Tae Ha menemui Gil Do untuk mengembalikan dompet. Gil Do tak habis fikir, mengapa Tae Ha sama sekali tak menyentuh uang darinya.

“Tidak mudah menggunakan uang orang lain seperti air.” Tae Ha

“Malah lebih mudah menghabiskannya kalau itu uang orang.” Gil Do

“Aku tidak pernah melakukan hal itu, jadi aku tidak mengetahuinya.” Tae Ha

“Aku tidak menyukai… orang yang tidak fleksibel. Lebih parah lagi kalau orangnya berpikiran lurus… dan tumpul.” Gil Do

“Maafkan aku.” Tae Ha

“Tapi… sekarang hal itu tidak terlihat begitu buruk. Itu artinya orang itu benar-benar jujur. Ini pujian, loh…” Gil Do

“Terimakasih…” Tae Ha

MORE12 0815

“Karena saat ini sangatlah penting, aku tidak akan menerima kesalahan sekecil apapun… atau faktor yang tidak terlihat. ” Gil Do

“Maksud Tuan tentang kompetisi itu?” Tae Ha

“Pria bernama Myeong dari bagian mie… terus saja membuatku jengkel. Aku bisa melihat ke dalam dirinya, dan dia memiliki gigi yang tajam. Sulit sekali bagiku untuk menghindarinya ataupun mengajaknya bergabung denganku. Dia sangat berbeda dari dirimu. Aku ingin mengetahui latar belakangnya. Terus awasilah dia, dan laporkan padaku kalau kau menemukan sesuatu yang mencurigakan.” Gil Do

Mendengar hal itu, Tae Ha langsung terkejut, namun ia berusaha untuk menyembunyikan perasaanya dan mengiyakan perintah dari Gil Do.

MORE12 0818MORE12 0822

Di tengah malam buta, Gil Do masih belum tidur. Di ruangan rahasianya, ia meracik ramuan racun dan memasukkannya ke dalam spuit yang nanti akan dipasangkan pada jarum suntik, dan tentunya disuntikan kepada Tuan Go.

Keesokan harinya, ia terbangun kemudian bersiap-siap untuk kompetisi hari ini. Tak lupa, ia menyelipkan suntikan berisi racun itu dibalik jasnya.

MORE12 0839MORE12 0845

Gil Do menyambut kedatangan Tuan So dan mengantarnya masuk ke dalam. Tak sengaja ia berpapasan dengan Da Hae yang sedang membawa beberapa piring berisi bahan-bahan. Da Hae berhenti sejenak, kemudian mencium aroma yang sama persis seperti yang ia cium dari badan Tuan Go.

MORE12 0890

Setelah Gil Do memeprekenalkan semua juri termasuk Tuan So, maka kompetisi ini dimulai. Da Hae mencium satu persatu bahan-bahan yang tersaji di meja. Ia tertarik akan sebuah hal, sekilas aromanya mirip dengan aroma dari badan tuan Go.

MORE12 0895

Nona Kim akhhirnya menemukan data seseorang bernama Kim Gil do yang menurutnya mencurigakan. Ia pergi ke tempat penyimpanan arsip guna mencari data lebih lanjut mengenai sosok Kim Gil Do itu.

MORE12 0899

Keempat juri, menunggu diruang makan, mereka berbincang-bincang ringan. Namun, ditengah pembicaraan, tiba-tiba Gil Bo izin untuk pergi ke kamar mandi.

MORE12 0935MORE12 0943

Moo Myung mengeluarkan sebuah toples berisi bubuk ramuan. Da Hae mengambilnya kemudian menciumnya. Dan tepat sekali….. bubuk itu memiliki aroma yang sama persis dengan aroma yang baru-baru ini sering diciumnya.  Moo Myung pun menjelaskan jika bubuk itu bernama “Cho”, bubuk ini merupakan obat sekaligus racun. jika kita menggunakannya dalam jumlah yang tepat maka ini akan beraksi sebagai obat dalam tubuh kita. Sebaliknya.. ketika jumlahnya salah, ini akan menjadi racun yang sangat berbahaya untuk tubuh.

MORE12 0959MORE12 0960

Akhirnya, Nona Kim menemukan arsip data mengenai Kim Gil Do. Ia membukanya dan didalamnya tertera kasus pembunuhan dan perampokan Seongbuk-dong, 30 April 1980. Itu adalah kejahatan yang Gil do lakukan dulu. Nona Kim langsung mengabari Yeo Kyung dan megirim data tersebut via Fax.

MORE12 0984MORE12 0982

Gil Do hendak menyuntikan racun itu kedalam selang infusan Tuan Go. Perlahan, Tuan Go membuka matanya dan mengisyaratkan agar Gil Do tak melakukan hal itu kepadanya.

MORE12 0996MORE12 0995

Akhirnya, pesan Fax dari Nona Kim sampai kepada Yeo Kyung. Kertas itu berisi foto Gil Do remaja dengan tulisan “DICARI! PEMBUNUH SEKALIGUS PENCURI!!! HADIAH 3000 DOLAR”

My Comment…

Sebenernya, dari yang aku tangkep, Gil Do itu sama sekali enggak mempermasalahkan siapa yang bakal jadi Kepala di bagian Mie. Yang jelas, orang itu harus mau kerjasama bareng dia. Sayangnya, sampai kompetisi ini dimulai, belum ada tanda-tanda Tuan Lee ataupun Moo Myung yang setuju buat ada dikubu Gil Do.

tr

Jujur yaa, pas diawal aku ragu dan pernah sedikit nyesel buat nulis sinopsis drama ini. Ceritanya terlalu dark dan berat aja gitu buat diikuti. Tapi.. makin kesini aku malah semakin tertarik sama drama ini. Bukan cuman karena Tae Ha, tapi memang karena semua karakter utama di drama ini tuh terus berkembang dan berkembang.

Okelah… kita tahu kalau rattingnya di Korea sana kagak bagus-bagus amat, selalu ada di posisi bontot. Kalian yang baca sinopsis ini juga kebanyakan pasti karena males buat nonton dan cuma pengen tahu jalan ceritanya aja kek gimana.

Tapi, aku salut sama drama ini karena si penulis sama sekali gak terpengaruh sama ratting. Makin sini, aku fikir ceritanya semakin fokus dan konsisten. Mungkin karena faktor pemainnya juga sih. Di drama ini gaada idol, semuanya memang ‘pure’ aktris dan aktor yang selama ini berkecimpung di bidang akting.

Masih 8 episode lagi, masih banyak hal tak terduga yang bisa terjadi diantara mereka…….

Episode Selanjutnya >>>>

Advertisements

5 thoughts on “THE MASTER OF REVENGE Episode 12 Part 2

  1. ^^b
    rating mah tergantung selera yg nonton di sana…
    Selama masih ngasih pelajaran dan enak ditontonnya drama ini lumayan hehe

    Like

  2. Pingback: SINOPSIS Tentang Master: The Master of Revenge Episode 1 - Terakhir - Sinopsis Drama Korea Terbaru - Sinopsis Drama Korea Terbaru

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s