THE MASTER OF REVENGE Episode 14 Part 1

<<<< Sebelumnya

MORE14 0630

“….. Saat kau kehabisan uang, makananmu akan habis terlebih dahulu. Setelah itu, temanmu akan meninggalkanmu. Kau harus… menjalani hidup demi dirimu sendiri juga. Hanya kaulah yang bisa menyelamatkan dirimu sendiri …..”

== Kim Gil Do ==


MORE14 0010MORE14 0013

Dengan sekuat tenaga, Tae Ha berusaha bangkit dan mencoba untuk mendobrak pintu itu lagi dan lagi. Waktu terus berjalan, beriringan dengan posisi Gil Do yang semakin mendekat.

Orang yang lelet pun bisa langsung berlari secepat kilat ketika ia dikejar oleh anjing.. begitupun dengan Tae Ha. Demi menyelamatkan Moo Myung, ia mengumpulkan seluruh tenaganya dan….. berhasil. Pintu itu akhirnya terbuka, Tae Ha langsung menyuruh Moo Myung untuk meninggalkan tempat ini.

MORE14 0022MORE14 0024

Saat Moo Myung hendak pergi, muncullah Gil Do. Tae Ha langsung mendorong Moo Myung untuk bersembunyi di samping pintu. Suasana berubah menegangkan, Gil Do menatap Tae Ha dengan tajam dan menanyakan mengapa Tae Ha mendobrak pintu ini.

Tanpa berfikir panjang, Tae Ha langsung mengatakan jika dirinya panik setelah mendengar suara alarm yang cukup keras, ia kira Gil Do terkunci di dalam ruangan ini.

Gil Do tak mempercayainya, alarm itu hanya akan berbunyi ketika ada seseorang yang menekannya, maka tak mungkin, jika tak ada orang yang masuk kedalam ruangannya. Ia ingin masuk kedalam untuk memeriksanya dengan mata kepalanya sendiri.

MORE14 0038

Untunglah (atau malangkah?), muncul Gang Sook yang langsung berteriak mengabarkan jika Tuan Go telah meninggal. Tentu saja, Gil Do langsung pergi ke tempat Tuan Go dan mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam ruangannya.

MORE14 0052

Setelah situasi dirasa aman, Moo Myung keluar dari persembunyiannya. Dihadapan Moo Myung, Tae Ha memeperlihatkan raut wajah yang datar. Mengatakan jika dirinya mendobrak pintu ini, bukan untuk menyelamatkan Moo Myung, melainkan agar dirinya tidak harus terkena marah Gil Do karena telah lalai dalam melaksanakan tugasnya.

Tak lupa, Tae Ha memperingatkan agar Moo Myung tidak pernah mencoba untuk menerobos masuk kedalam ruangan ini lagi, apapun dan bagaimanapun keadaannya.

MORE14 0057

Gang Sook langsung terkulai lemas disamping badan Tuan Go yang telah terbujur kaku. Pandangannya kosong, ia hanya bisa menangisi kepergian ayahnya itu. Penyesalan, tertancap sangat dalam didalam hatinya, seharusnya ia lebih sering mengungkapkan perasaannya dan merawat ayahnya dengan baik.

MORE14 0063

Da Hae, dengan lesu berjalan meninggalkan ruangan Tuan Go, kini gelang manik-manik itu, telah ia ambil bersamanya. Saat berpapasan dengan gil Do, ia mengehentikan langkah kakinya, kemudian berbisik, “Aku tahu kau yang menaruh ini ditangannya. Terimakasih karena telah memberitahuku, siapa pembunuh itu…”

MORE14 0083MORE14 0085

Tak lama kemudian, datang juga Nyonya Seol yang sama histerisnya dengan Gang Sook. Mereka berdua, duduk bersebelahan dan menangisi kepergian Tuan Go yang sangat mereka sayangi.

MORE14 0095

Selanjutnya kita melihat Moo Myung yang nampak mengalami kesakitan hebat dibagian perut dan kakinya. Kenapa dia? Luka fisiknya memang sudah sembuh total. Namun ternyata, luka psiologisnya terus kambuh. Ia terus menerus merasakan sakit hebat sama seperti yang pernah dialaminya saat kecelakaan dulu. Luka ini tak bisa disembuhkan karena berasal dari fikiran Moo Myung sendiri.

MORE14 0106

Tae Ha berjalan sendirian, sembari memijit-mijit tangan kanannya yang pasti sangat kesakitan setelah mendobrak pintu tadi. Dari arah yang berlawanan, ia melihat sosok Da Hae yang berjalan dengan mata berkaca-kaca. Mereka semakin mendekat, Tae Ha bertanya apakah Da Hae baik-baik saja?

MORE14 0114

“Kali ii aku sedang tidak baik-baik saja..” jawab Da Hae yang langsng menyenadarkan kepalanya di dada Tae Ha. Perlahan, air matanya mulai menetes beriringan dengan tangan Tae Ha yang menepuk-nepuk pundaknya untuk menenangkannya.

MORE14 0121

Gil Do memanggil Dokku untuk menemuinya. Dokku tak meyangka jika Tuan Go akan mati setelah bertahan selama ini. Namun, Gil Do tak memanggilnya untuk mendengar ocehannya. Ia memiliki sebuah tugas rahasia yang harus dikerjakan Dokku selama masa pemakaman.

MORE14 0131

Dokku menemui Da Hae yang sedang duduk dipojokan kamarnya, sendirian. Da Hae menangis, ia mengungkapkan fakta mengenai Tuan Go yang membunuh ibunya yang Dokku tidak ketahui sebelumnya. Dulu.. ia selalu berikrar, jika dirinya akan membalas pembunuh ibunya dengan tindakan yang setimpal. Namun, hari ini, ia malah menangis sambil berteriak meminta bantuan ketika melihat kondisi Tuan Go yang sedang sekarat.

“Sekarang aku sudah tak memiliki alasan lagi untuk tinggal di Goongnakwon.. jadi untuk apa lagi aku berada disini..” Da Hae

MORE14 0146

Dari luar, secara tak sengaja Tae Ha mendengar semuanya, mendengar semua keluh kesah dan rahasia besar tentang keluarga Da Hae.

MORE14 0153

Gil Do memanggil Tae Ha keruangannya. Kali ini, ia benar-benar meminta kejujuran dari Tae Ha. Ia sama sekali tak mempercayai pernyataan Tae Ha sebelumnya.

“Apa itu Da Hae?” tebak Gil Do

“Anda menyuruh saya melindunginya. Jadi saya berusaha melindunginya.” Tae Ha

“Aku menyuruhmu mengawasinya. Tidak bisakah kau membedakannya?” Gil Do

“Saya mohon maaf.” Tae Ha

“Sekarang dia akan mengalami masa-masa yang sulit. Mulai sekarang, lindungilah dia dan bukan mengawasinya.”Gil Do

MORE14 0173MORE14 0179

Rangkaian acara pemakaman dimulai, begitu banyak tamu yang datang untuk berbela sungkawa. Namun, diantara tamu itu, ada beberapa orang pria mencurigakan. Mereka pergi dengan membawa begitu banyak kardus. Moo Myung melihat hal itu, namun nampaknya, ia juga tidak mengetahui siapa mereka dan apa urusan mereka.

MORE14 0184

Di altar penyimpanan jenazah, Gang Sook duduk sendirian, munculah Nyonya Seol yang memintanya untuk beristirahan dulu, karena wajahnya sudah sangat pucat. Gang Sook menolak, mana bisa dirinya pergi ketika suaminya yang seharusnya memimpin acara ini sama sekali belum menunjukkan batang hidunya sekalipun ditempat ini.

MORE14 0200

Gil Do ternyata masih bersiap-siap di dalam ruangannya. Ia memanggil Moo Myung untuk menyampaikan beberapa hal. Yang pertama, ia akan menutup Goongnakwon selama proses pemakaman ini berlangsung. Yang kedua, ia meminta Moo Myung untuk menggantikannya tampil di sebuah acara TV, karena ia tak mungkin muncul di TV dalam situasi berkabung seperti sekarang.

Namun sebuah kalimat ‘menarik’ terucat dari bibir Gil Do. Ia mengatakan sesuatu yang seakan-akan ditujukan untuk menyindir (?) Moo Myung..

MORE14 0216

“Beliau (Tuan Go) akhirnya siuman setelah 6 tahun koma, tapi beliau hanya hidup selama 10 hari saja. Hal yang sama juga pernah terjadi kepada temanku. Dia terjatuh dari sebuah bukit, tapi selamat secara ajaib. Lalu suatu hari, anaknya bermain api, yang membuatnya terbunuh. Hidup bisa jadi sangat sia-sia…” –Gil Do

MORE14 0225

Sementara itu, Da Hae masih mengurung diri di kamarnya. Ia hendak keluar untuk mengikuti prosesi pemakaman, namun ia selalu ragu dan memilih untuk berdiam diri dikamarnya saja.

3 Hari kemudian…

MORE14 0227

Prosesi pemakaman telah rampung dan saatnya untuk membacakan surat wasiat. Gil Do, Gang Sook, Nyonya Seol beserta pak pengacara telah berada di satu ruangan. Namun, pembacaan wasita belum bisa dimulai karena masih ada satu orang lagi yang belum datang.

“Siapa orang itu?” tanya Gang Sook

“Kim Da Hae..” jawab pak pengacara

MORE14 0236

Tae Ha menyusul Da Hae kekamarnya, ia menjelaskan jika kedatangan Da Hae diperlukan supaya Surat wasiat Tuan Go bisa  dibacakan.

MORE14 0246

Akhirnya, Da Hae mau keluar dari kamarnya dan datang ke tempat pertemuan. Pembacaan surat wasiat dimulai, sepeti dugaan, Tuan Go menurunkan gelar Master Mie-nya kepada Gil Do.

Kemudian, seluruh tabungan dan sebidang tanah tempat bangunan restoran Chimyeon diserahka kepada Gang Sook.

MORE14 0269

Hal yang mengejutkan adalah,…. Da Hae mendapatkan 20% saham Goongnakwon. Semua orang terkejut, Gang Sook langsung berderi dan memaki Da Hae habis-habisan, menuduhnya bersekongkol dengan Gil Do untuk memperdaya ayahnya.

Da Hae tak mau berdebat, ia pamit dan hendak pergi meninggalkan ruangan. Namun, Gang Sook melarangnya, ia berteriak histeris meminta Da Hae untuk menyerahkan saham itu kepadanya. Da Hae terbilang cukup cerdik, ia tak mau mengurus masalah itu sekarang, ia memang tak mau mengambil saham ini, namun ia perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan pengacara mengenai hal ini.

MORE14 0284

Dikamarnya, Gang Sook terus mengeluh karena tak bisa menerima fakta ini. Nyonya menenagkannya dengan mengatakan jika dirinya menjadi Gang Sook, maka ia akan melakukan dan merasakan hal yang sama, “Bagaimana bisa saham sebesar itu jatus ketangan orang asing…”

“Dia bukan orang asing! Dia adalah anak kandung Ha Jung Tae!” ungkap Gang Sook.

Jelas saja Nyonya Seol sangat terkejut mendengarnya, kali ini kekesalannya terhadap Da HAe semakin berlipat ganda. Ia bertekad untuk memberikan Da Hae sebuah pelajaran.

MORE14 0303

Nyonya Seol menemui Da Hae. Entah apa rencananya, namun ia malah menawarkan diri untuk membantunya asalkan Da Hae mau percaya kepadanya.

“Yang aku pelajari darimu hanyalah meragukan orang lain. Aneh rasanya mendengarmu meminta kepercayaanku.” ucap Da Hae

MORE14 0323MORE14 0321

Gil Do terbakar api ‘cemburu’, karena kemunculan Moo Myung di TV berhasil menarik perhatian banyak orang. Kini, Moo Myung memiliki popularitas yang jauh lebih  tinggi jika dibandingkan dengannya.

MORE14 0341

Hyun Jung yang sedang bersama Gil Do menyindirnya dengan mengatakan jika sosok Moo Myung yang sering tersenyum lebih menarik penonton daripada sosok Gil do yang angkuh yang malah ditakuti oleh penonton, “kau harus lebih sering tersenyum.. Aku akan mengajarimu caranya tersenyum dalam berbagai situasi.”

“Bagaimana kalau menangis saja?” Gil Do

“Apa kau pernah menangis?” Hyun Jung

“Sekali air mata pernah menggenang di mataku. Aku sangat amat sedih namun air mata tak bisa jatuh dari mataku.” Gil Do

MORE14 0366

Da Hae masuk kedapur dan melihat suasana disekelilingnya. tiba-tiba muncul Tae Ha dengan sekeresek bahan makanan ditangannya. Tae Ha mengeluarkan semua isi kresek tersebut kemudian menatanya di meja.

“Dimana biasanya mie somen disimpan?” Tae Ha

“Kamu nggak tau ya kalau mie kita 100% handmade?” Da Hae

“Oh, aku mengerti. Sebelumnya aku tak mengetahuinya. Bagaimana dengan sujebi? Apa kau tahu dimana tempat penyimpanannya?” Tae Ha

“Apa kamu sedang… mencoba memasak buatku?” Da Hae

“Memangnya tidak boleh?” Tae Ha

MORE14 0400MORE14 0385

Sikap Tae Ha ini berhasil membuat Da Hae tersenyum.

“Apa kau tau? Ini pertama kalinya kamu tersenyum dalam 3 hari belakangan ini.” Tae Ha

“Ngapain kamu ngitung hal kayak gituuu..” Da Hae

MORE14 0386

Tae Ha mulai memasak mie-nya. Setelah matang, Da Hae langsung mencicipinya dan menurutnya rasanya cukup enak.

Karena penasaran, Da Hae bertanya mengapa Tae Ha tak pernah berbicara menggunakan bahasa santai dengannya. Tae Ha menjawab, jika lain kali ia akan melakukannya.

“Apa nggak ada yang bilang kalau kamu ini sangat kaku? Apalagi cewek gitu…” Da Hae

“Tidak ada wanita yang pernah mengatakan hal itu kepadaku.” Tae Ha

“Sumpah? Kamu pikir aku bakalan percaya?” Da Hae

“Aku tidak pernah berpacaran…” Tae Ha

MORE14 0401MORE14 0416

Popularitas Moo Myung, berhasil menarik banyak pegunjung ke Goongnakwon. Semua koki di dapur sangat senang, namun ditengah kesibukannya, merka mengkhawatirkan Da Hae yang sama sekali belum pernah muncul lagi di hadapan mereka. Salah satu pegawai mengungkapkan fakta mengenai saham 20% yang dimiliki Da Hae sekarng dan itu menjadi bola panas diantara Keluarga Go.

MORE14 0429

Nyonya Seol bertemu dengan Moo Myung. Ia menjelaskan fakta-fakta mengenai Da Hae. Nyonya Seol merasa heran karena melihat ekspresi Moo Myung nampaknya datar-datar saja, sekan sudah mengetahuinya lebih dulu.

Moo Myung berkilah jika dirinya darii dulu sudah menyadari ada hubungan diantara mereka, namun ia juga tak menyangka jika mereka merupakan pasangan ayah dan anak.

MORE14 0441MORE14 0440

Moo Myung menghampiri Da Hae yang sedang menyendiri di kamarnya. Sebagai seorang teman, Moo Myung mengajak Da Hae untuk makan mie di restoran ikan milikinya.

MORE14 0447

Di restorannya, Moo Myung membuatkan semangkuk mie lezat untuk Da Hae. Setelah itu, mereka duduk berhadapan dan berbicara dari hati ke hati (?). Moo Myung sedikit menyindir perihal 20% saham yang pastinya membuat Da Hae bingung dan gelisah. Namun sebagai seorang bos, Moo Myung meminta  Da Hae untuk kembali bekerja di Goongnakwon, bagaimanapun juga, ia masih membutuhkan bantuannya di dapur.

Moo Myung tak mau memaksa, ia mempersilahkan Da Hae untuk tinggal di restorannya ini sementara waktu. Bahkan, Da Hae boleh menggunakan seluruh isi kulkasnya untuk memasak. Semantara dirinya, akan tinggal di Goongnakwon, hingga Da Hae berhasil membuat keputusannya.

MORE14 0478MORE14 0485

Kali ini, Yeo Kyung menyelidiki identitas Ha Jung Tae. Terkuak fakta, jika Jung Tae dikeluarkan dari universitasnya, kemudian menghilang. Namun, setelah beberapa tahun, seseorang mengaktifkan kembali seluruh kartu identitasnya yang baru. Setelah ditelusuri lebih lanjut, diketahu jika laamtnya berasal dari daerah yang sama dengan daerah tempat tinggal orang tua Moo Myung dulu.

MORE14 0491

Yeo Kyung langsung bergegas pergi ke retoran ikan untuk memberitahukan Moo Myung mengenai hal ini. Namun, sesampainya disana, ia malah bertemu dengan Da Hae. Curiga dan salah faham, Yeo Kyung langsung pergi lagi tanpa mendengarkan penjelasan Da Hae terlebih dahulu.

MORE14 0498MORE14 0505

Kesalahfahaman juga dirasakan oleh Tae Ha. Daritadi ia tak bisa menghubungi Da Hae, tiba-tiba muncul Moo Myung yang mengatakan jika Da Hae ada bersamanya. Jelas saja Tae Ha tak bisa menerima hal ini, ia langusng menarik kerah baju Moo Myung dan meminta Moo Myung untuk menjauhi orang tak bersalah seperti Da Hae.

“Kalau begitu kau harus menjaganya dengan lebih baik..” tukas Moo Myung

Selanjutnya >>>>

Advertisements

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s