THE MASTER OF REVENGE Episode 20 Part 1

<<<< Sebelumnya

MORE20 0722

“….. Aku menyesal karena sama sekali tidak pernah merasa menyesal. Aku hanya berusaha yang terbaik… untuk bertahan hidup. Apakah itu hal yang salah? ….. ”

== Kim Gil Do ==


Episode kali ini dibuka oleh adegan flashback yang diiringi oleh lantunan suara narasi Tae Ha…

MORE20 0018MORE20 0011MORE20 0013

“Aku berbohong… ketika mengatakan bahwa teman tidak ada ada artinya….  Yeo Kyung juga berbohong ketika ia mengatakan hal yang sama kepadaku… Kami mengatakan kalimat yang tidak seharusnya kami katakan. Sesuatu yang akan kami sesali seumur hidup kami. Teman selalu berarti bagi hidup kita…. Kematian teman tercinta… selalu… sangat mengejutkan. Kau mulai merasa berduka, saat kau mulai sadar dari keterkejutan itu. Bahkan jika… itu bukanlah kematian teman tercintamu…” –Tae Ha

MORE20 0019MORE20 0022

Semua teman Tae Ha menangis, tak kuasa menerima kenyataan, jika sekarang teman tercintanya telah pergi untuk selama-lamanya. Yeo Kyung hanya bisa merenungkannya di ruang kerjanya. Gil Young menghampiri Moo Myung dan menangis bersamanya…

MORE20 0027MORE20 0028

Paman Dokku menjemput Da Hae… masih tak bisa mengehntikan air matanya, Da Hae langsung memeluk paman Dokku erat-erat tanpa mengatakan sepetah kata apapun….

7 hari setelah kematian Tae Ha…..

MORE20 0040

Suasana berkabung masih sangat amat terasa. Moo Myung hanya ingin menyendiri diruangannya, muncullah Nyonya Seol yang langsung menyalahkannya atas keadaan Goongnakwon yang sekarang jadi kacau balau.

“Tutup saja restoran ini. Aneh kalau restoran ini masih buka. Siapa yang mau memakan mie… yang pernah dimasak oleh seorang pembunuh? Tutup restorannya hingga orang-orang melupakannya. Itulah hal yang paling benar!” Moo Myung

MORE20 0071

“Aku minta maaf kalau dia membunuh orang tuamu. Fakta bahwa Kim Gil Do adalah seorang pembunuh… juga membuat kami semua terkejut. Tapi apa hubungannya Goongnakwon dengan semua itu? Kita semua berusaha keras untuk jadi seperti yang sekarang ini. Aku tidak bisa diam dan melihat semuanya hancur begitu saja. Ini tidak bisa diterima. Aku tidak bisa membiarkannya. Silahkan mengundurkan diri dari jabatanmu sebagai Master Mie. Kaulah orang yang telah mengacaukan Goongnakwon. Seharusnya kau melindunginya, tapi kau malah menghancurkannya.” Nyonya Seol

MORE20 0061

“Aku tidak bisa melakukannya. Aku harus tetap menjaga posisiku. Kim Gil Do pasti akan muncul. Semua ini hanya akan berakhir jika salah satu dari kami mati!” Moo Myung

“Berhentilah dari Goongnakwon sekarang juga!” Nyonya Seol

“Temanku mati…… aku tidak bisa mempedulikan teman-temanku. Karena terbakar keinginan balas dendam pada Kim Gil Do, Akulah orang… yang membuat mereka berada dalam kekacauan ini. Akulah… alasan praktis kenapa Tae Ha mati. Nyonya Seol,…. dengarkanlah aku baik-baik. Jangan menggangguku lagi, setidaknya sampai Kim Gil Do mati!” Moo Myung

MORE20 0083

Nyonya Seol melaporkan hal ini kepada Gang Sook. Namun Gang Sook lebih memahami rasanya berkabung, ia meminta Nyonya Seol untuk memberikan Moo Myung waktu lebih banyak lagi.

MORE20 0094

Ada orang lain yang lebih sedih jika dibandingkan Moo Myung… ialah Da Hae.. Seakan mengulang kenangan saat kehilangan ibunya, ia begitu terpuruk saat ini. Air matanya selalu menetes tiap kali kenangan tentang Tae Ha terlintas di fikirannya. Namun, itu semua tak bisa dikontrol olehnya, semuanya muncul begitu saja…

MORE20 0132MORE20 0124

Tiba-tiba, datang Gil Young yang membawa sekotak barang-barang peningalan Tae Ha. Sama sepertinya, Gil Young pun masih tak kuasa menahan air matanya setiap kali mengingat Tae Ha.

MORE20 0128MORE20 0098MORE20 0137

Perlahan, Da Hae melihat isi kotak tersebut. Sebuah kotak berisi kacamata yang dulu diberikannya kepada Tae Ha, lagi-lagi membuka kenangan indahnya bersama Tae Ha. Tanpa disadari, air mata makin dan makin mengalir deras membasahi pipinya.

MORE20 0154

Hingga akhirnya, muncul Gang Sook yang memanggil Da Hae dan mengajaknya untuk berbicara berdua dilluar. Ia memahami betul bagaimana perasaan Da Hae sekarang. Ia meminta maaf, karena telah mencaci Da Hae dengan menyebutnya memiliki turunan darah yang kotor. Padahal, dirinya sendiri pun mengalami nasib yang tak jauh berbeda dari Da Hae. Kemudian ia menjelaskan perihal kondisi Moo Myung yang makin hari makin memburuk, tak menutup kemungkinan sebentar lagi Goongnakwon akan lenyap karena hal ini.

“Aku tau pasti bahwa kau dan aku… tidak bisa kembali ke hari dimana kita masak dan makan bersama. Tapi… saat kita menghadapi masa yang berat, kita bisa saling meminjamkan bahu kita satu sama lain….” Gang Sook

MORE20 0184

Moo Myung merubah bekas ruangan rahasia Gil Do menjadi tempat ia menyimpan 3 plakat bertuliskan nama ayahnya, ibunya dan juga Tae Ha. Setiap hari, ia rutin mengirimkan doa-doanya untuk mereka…

MORE20 0197

Dan Gil Do… mengenakan pakaian tertutup, ia keluar dari sebuah bank dengan membawa dua koper ditangannya. Ia meninggalkan koper itu di bawah kursi di halte bis. Sebleum pergi, ia terdiam sejenak untuk melihat tayangan di layar TV megatron mengenai berita Tuan So yang akan maju lagi pada PEMILU tahun ini.

MORE20 0202

Yeo Kyung sangat frustasi dengan kelanjutan kasus yang sedang ditanganinya sekarang. Tiba-tiba, Nona Kim masuk dan mengajak Yeo Kyung keluar karena ada hal penting yang harus dilihatnya.

MORE20 0206MORE20 0212

Sosok buronan yang dicari-cari, yaitu Kim Gil Do akhirnya menyerahkan diri ke kantor kejaksaan. Ia sendiri yang melangkah masuk dan berjalan menghampiri Yeo Kyung, dihadapan semua kaera yang meliptnya, ia berkata, “Aku bersalah….”

Yeo Kyung mendekatkan bibirnya ke telinga Gil Do, untuk membisikan kalimat, “Berhentilah berakting, bangsat!”

MORE20 0226

Untuk memulai interogasinya,.. Yeo Kyung tinggal menunggu kedatangan pengawal Hwang. Ia menunggu cukup lama hingga akhirnya, pengawal Hwang muncul dan berkata, “Maaf menunggu lama,… seperti kalian ketahui, aku ini cacat…”

MORE20 0266

Mereka masuk ke ruang interogasi. Hawanya terasa tak biasa, karena tak nampak wajah tegang dari kedua belah pihak, baik itu saksi ataupun tersangka. Yeo Kyung mulai memberikan pertanyaan kepada saksi, terkait pembunuhan yang hendak dilakukan Gil Do kepada pengawal Hwang.

Entah apa yang telah terjadi, pengawal Hwang membantah kejadian itu dan malah berkata, “Untuk apa dia ingin membunuhku?”

Yeo Kyung terkejut, kemudian mengatakan jika semua data-datanya berasal dari kesaksian pengawal Hwang yang sebelumnya.

“Pasti ada yang salah.. Atau mungkin aku merasa terancam saat wawancara itu? Sejujurnya.. aku tak begitu ingat dengana apa yang kukatakan saat itu. Pernyataanku yang sebelumnya tidah sah… aku ingin meralatnya..” Pengawal Hwang

Flashback…..

MORE20 0261

Di adegan sebelumnya kita melihat Gil Do menyimpan kopenya dibawah bangku. Dan ternyata koper itu memang sengaja disimpannya untuk diambil oleh pengawal Hwang….

Flashback end…..

Yeo Kyung menyuruh Nona Kim untuk membawa keluar Pengawal Hwang. Sekrang hanya tinggal ia berdua dengan Gil Do. Ia tak habis fikir, bahkan selama pelariannnya, Gil DO masih bisa menyuap saksi. Sekarang ia sangat frustasi, tak tahu harus bertanya apa lagi.

MORE20 0264MORE20 0286

Gil Do tersenyum kemudian berkata, “Biarkan aku membantumu. Pembantu rumah tangga Kongres So Tae Seop. Akulah yang membunuhnya. Aku pelakunya. Tapi pembunuh Ha Jung Tae dan istrinya, Kau hanya memiliki pernyataan Choi Soon Seok dan tidak memiliki bukti apapun. Dan sayang sekali, undang-undang pembatasan… untuk kedua kasus itu sudah kadaluarsa.”

Selain itu, tak ada kasus lain yang terikat dengan Gil Do. Pencucian uang? Tersangkanya adalah Dokku, namun Yeo Kyung telah memilih untuk membebaskannya dari semua dakwaan. Dan masalah dirinya kabur saat dibawa ke kantor kejaksaan? Itu bukan kabur, ia hanya panik karena terjadi kecelakaan..

MORE20 0299

“Lalu bagaimana dengan Tae Ha? Bukankah kau yang membunuhnya, untuk menutupi rahasiamu!” Yeo Kyung

“Berhentilah berandai-andai! Seorang jaksa harus bekerja sesuai bukti yang ada. Jaksa Chae,.. dengankan baik-baik! Bukan aku yang membunuh Tae Ha. Entah kau mau percaya atau tidak. Tapi begitulah kenyataannya.” Gil Do

MORE20 0310

Di toilet, Gil Do bertemu dengan pengawal Hwang. Ia membutuhkan bentuannya untuk yang terakhir kalinya.

“Bukan orang yang membuat orang lain bekerja, tapi uang.” ucap pengawal Hwang

MORE20 0316

Yeo Kyung dipanggil oleh atasannya. Kali ini, ia telah lalai sehingga tersangka bisa menyuap saksi dan menghancurkan bukti. Hanya ada dua jalan keluar untuk Yeo Kyung. Yang pertama dipecat dan yang kedua dipenjara. Yeo Kyung tak perlu fikir panjang, ia dengan yakin memilih pilihan yang pertama yaitu dipecat.

MORE20 0360

Yeo Kyung tak kehilangan akal. Ia menemui Tuan So, untuk meminta bantuannya lagi untuk yang terakhir kalinya. Ia bahkan berani mengancam Tuan So menngunakan dokumen rahasia yang dipegangnya.

“Ancaman yang baru saja kau berikan… hanyalah ancaman kosong. Apa kau bahkan memiliki… dokumen rahasianya?” Tuan So

“Saya memilikinya…” Yeo Kyung

“Kau yakin? Aku bertanya apa kau yakin!” Tuan So

Ekspresi Yeo Kyung berubah ragu, ia berlari pergi dan langsung membuka brankas di ruangannya, kemudian mengambil amplop yang menurutnya berisi dokumen rahasia asli.

MORE20 0382MORE20 0377

Pecah… tangisnya langsung pecah seketika ia melihat itu adalah setumpukan kertas yang telah Tae Ha tinggalkan untuknya. Di lembar paling depan, Tae Ha menuliskan sebuah pesan singkat untuknya, “Yeo Kyung-aa… Aku menulis balasan dari setiap surat yang kau kirimkan untukku. Aku berniat untuk mengirimkannya, tapi aku tidak melakukannya karena takut mengganggumu. Bacalah suratnya tiap kali kau merindukanku. Itulah… keinginanku, Yeo Kyung.”

MORE20 0395MORE20 0394

Yeo Kyung bergegas masuk kemobilnya. tiba-tiba, muncul Gil Do yang telah duduk menunggunya di kursi belakang. Ketakutan? pasti… Tapi, ia berusaha untuk menutupinya, meskipun Gil Do lebih pandai untuk membaca seluruh gerak-geriknya.

“Kematian Tae Ha… adalah tanggung jawab So Tae Seop. Pilihlah…. So Tae Seop yang membunuh Tae Ha. atau aku yang memrintahkan pembunuhan orang tuamu. Kalau kau memilih So Tae Seop, kau dan aku akan bersekutu untuk sementara waktu. Tapi jika kau memilihku, kita harus bertarung hingga salah satu dari kita mati. Tidak ada jalan lain. Bukankah kita harus mengakhiri… hubungan bernasib buruk ini?” Gil Do

MORE20 0416MORE20 0418

Yeo Kyung tak mau memercayainya begitu saja. Ia meminta Gil Do untuk menunjukkanya sebuah bukti. Gil Do langsung memperihatkan foto ketika Da Hae sedang disekap, dan memperdengarkan rekaman pembicaraan So Tae Sop dengannya di telpon.

“Dia membuat… panggilan yang sama pada Tae Ha. Tae Ha sampai di gudang sebelum aku sampai, dan begitulah bagaimana dia mati! So Tae Seop, Aku akan membunuhnya. Untuk melakukan hal itu, aku butuh bantuanmu.” Gil Do

MORE20 0450

Gil Do pulang ke tempat persembunyiannya. Nampaknya, ia pun tak bisa tidur tenag karena terus mendapat mimpi buruk mengenai kenangan hidupnya yang kelam. tiba-tiba, ia terbangun dan dihadapannya seoalah-olah muncul sosok Tae Ha…

MORE20 0451

“Ayahku adalah seorang monster yang telah membunuh 2 orang, tapi aku bukan monster. Mempersalahkan kesialan masa lalumu sebagai monster… hanyalah sebuah alasan.” Tae Ha

“Kau tidak mengetahui apa-apa tentangku!” Gil Do

“Aku melihat kenyataannya… di aula memorial… Kau bilang itu semua hanya akting, tapi tidak ada manusia yang bisa meneteskan airmata palsu yang seperti itu. Ketulusan yang masih tersisa dalam dirimu… teruslah mempertahankannya. Yang bisa menghentikan semua ini,.. hanyalah dirimu…” Tae Ha

MORE20 0454

Gil Do menggelengkan kepalanya, berteriak meminta Tae Ha untuk diam. Namun, saat ia melihat lagi kedepan, sudah tak ada siapapun disana…..

MORE20 0484MORE20 0483

Keesokan paginya,.. Gil Do mengenaikan setelan jas rapi seperti yang dulu selalu dikenakannya. Ia menelpon Tuan So dan mendatangi kantornya. Tuan So agak terkejut namun ia mempersilahkan Gil Do untuk masuk keruangannya.

Entah suasana apa yang sekarang tercipta diantara mereka? Dendam? Amrarah? Kebencian? Mungkin semua hal itu tercampur menjadi satu. Kali ini, tak ada kekerasan hanya obrolan singkat yang dilarbelakangi oleh kebencian dari masa lalu.

“Kenapa kau menculik Da Hae?” Gil Do

MORE20 0498

“Karena kupikir kau akan datang untuk menjemputnya! Aku tidak tau kalau kau bahkan mencampakkan anakmu sendiri.” Tuan So

“Kenapa kau membunuh Tae Ha?” Gil Do

“Aku tidak berniat membunuhnya. Dialah yang datang minta dibunuh. Dia pikir itulah satu-satunya cara baginya… untuk melindungi Da Hae dan Jaksa Chae tetap hidup. Dia benar-benar berbeda denganmu.” Tuan So

MORE20 0496

“Kau bisa mengambil dokumen rahasianya saja.” Gil Do

“Kau juga bisa saja hanya mengambil resep rahasianya. Kenapa kau harus… membakar dua orang dan menjadikan segalanya sejauh ini?” Tuan So

“Semuanya dimulai dari… saat aku bertemu denganmu. Segalanya menjadi lebih rumit sejak saat itu.” Gil Do

MORE20 0512

Gil Do masuk ke mobilnya, ia membuka loker didepannya. Sebuah pistol beserta peluru telah tersimpan rapi dan siap untuk digunakan….

MORE20 0524

Yeo Kyung merenungkan perkataan Gil Do kepadanya,.. ia berusaha menghubungi Tuan So, namun tak jua diangkat…

Selanjutnya >>>>

Advertisements

3 thoughts on “THE MASTER OF REVENGE Episode 20 Part 1

  1. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 19 Part 2 | my-eternalstory

  2. Pingback: THE MASTER OF REVENGE Episode 20 Part 2 | my-eternalstory

  3. Pingback: [Lengkap] Sinopsis Master : God Of Noodles Episode 1 - Terakhir « Kdramastory

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s