LET’S FIGHT GHOST Episode 3 Part 1

<<< Sebelumnya

LFGE03 0995

“…..Kamu terlalu membenci dirimu sendiri, hingga orang lain juga ikut membencimu…..”

:::: Hyun Ji ::::


LFGE03 0020

Ciuman mendadak yang lakukan Bong Pal, membuat Hyun Ji langsung membeku, matanya melotot hingga tak bisa berkedip. Bibirnya seakan kelu hingga tak bisa menjawab pertanyaan Bong Pal yang ingin mengetahui apakah ada memori Hyun Ji yang muncul lagi setelah dicumnya tadi.

LFGE03 0018

“Ngomong.. ngomong…. tadi aku telah mengabulkan permintaanmu, sekarang giliran aku yang meminta sesuatu kepadamu. Gampang kok… seperti yang tadi kita lakukan bersama. Bantulah aku untuk menangkap hantu-hantu itu. Karena, setelah difikir-fikir, kemampuanmu itu sangat berguna untukku. Lagian, kamu kan masih berhutang 10 juta won kepadaku…” papar Bong Pal

LFGE03 0029LFGE03 0031

Sayangnya, Hyun Ji sama sekali tidak fokus dengan apa yang dikatakannya barusan. Ia masih terdiam kakau, sesekali ia sedikit tersenyum sambil mengangguk, untuk menjawab panggilan Bong Pal. Namun, lama-lama, Hyun Ji makin merasa tak fokus, tanpa penjelasan papapun, ia hanya meminta maaf kemudian pergi menghilang.

LFGE03 0034

Bong Pal berteriak memanggilnya, bertanya kemana ia akan pergi, “Huh?! Jangan-janagn dia mau kabur? Bagaimana kalau ingatannya yang hilang kemudian muncul itu hanyalah kebohongan????” gumamnya

LFGE03 0044LFGE03 0046

Kemudian, kita melihat seorang wanita cantik yang sedang berdandan di depan cermin. Ponselnya terus berbunyi, dan kita melihat jika itu adalah notifikasi dari pesan berisi komentar-komentar negatif dan ‘keji’ yang ditujukan kepadanya.

‘DASAR TUKANG CARI PERHATIAN!!!!!’

‘DASAR PENIPU!!!!’

‘KAMU MELAKUKAN ABORSI LAGI???? DASAR PEMBUNUH!!!!’

Wanita itu tak membacanya, namun nampak dari raut wajahnya yang sendu jika sebenarnya ia telah mengetahui isi dari koemntar-komentar itu. Ia lebih fokus untuk merias wajahnya secantik mungkin.

LFGE03 0052LFGE03 0060

Kemudian ia berdiri, megambil ponselnya kemudian berjalan ke ruang tamu yang kondisinya sangat gelap. Hanya ada sebuah lampu meja yang meneranginya. Ia menaruh ponselnya di meja, kemudian meninggikan volume musik melo yang diputar dari speaker stereo-nya.

Dan Zaaapppp……..

LFGE03 0064LFGE03 0065

Selang beberapa detik kemudian, dari pantulan kaca kita melihat sosok wanita itu yang telah tewas karena menggantung dirinya sendiri. Dan darah segar mengucur tepat diatas ponsel yang tengah merekam semua kejadian tadi.

LFGE03 0072

Pagi datang lagi,… Bong Pal yang baru bangun tidur langsung masuk ke toilet untuk menggosok giginya. Ia terus megomel, mengomentari kejadian tadi malam. “Dasar idiot…. ngapain aku menuruti keingin hantu perawan seperti itu. Padahal, kan ini bukan pertama kalinya ada hantu perawan yang terus menggangguku….” celotehnya

LFGE03 0081

Kekesalannya semakin bertambah ketika ia melihat isi kulkasnya yang hanya sebatas beberapa telur dan sayuran. “Aisshhh,….. gara-gara hantu itu, aku bahkan lupa untuk berbelanja!!!”

LFGE03 0085LFGE03 0089

Akhirnya, Bong Pal hanya bisa memasak telur gulung dengan topping wortel dan daun bawang. Ia membungkusnya untuk dibawa sebagai bekal makanan. Adayang aneh pagi ini, ia tak melihat sosok Biksu Myung yang biasanya sudah berkeliaran memintanya memasakkan sarapan. Hanya ada pedang saktinya yang mengkilat yang tersimpan di pojok ruangan…

LFGE03 0096

Bong Pal berangkat ke kampus, langkahnya terasa sedikit aneh karena tak ada Hyun Ji yang mengekorinya, “Dia benar-benar meghilang dari pandanganku.. ahh baguslah, akan lebih baik jika seperti ini…” gumamnya

LFGE03 0102

So Yeon juga sedang berjalan menuju kampus, ia melewati klinik milik Profesor Hye Sung. Matanya tertuju kepada brosur yang menawarkan pengadopsian anjing liar yang sebelumnya di temukan dikampus. Nampaknya, sampai sekarang masih belum ada orang yang bersedia untuk mengadopsinya.

LFGE03 0106

Selanjutya, kita melihat Kyung Ja yang sedang sibuk mencari sosok ‘My Honey’-nya di Universitas Myung Sung. Di episode sebelumnya, kita melihat Kyung Ja yang langsung jatuh cinta saat pandangan pertama kepada Hye Sung. Nampaknya, ia hanya mengetahui tempat kerjanya, namun belum bisa bertemu secara langsung lagi dengannya.

Karena tak jua menemukannya, Kyung Ja kemudian pergi ke kedai kopi. Dan kebetulan, disana Hyun Ji sudah duduk menunggunya. Mereka pun saling bercerita mengenai kesibukannya akhir-akhir ini.

LFGE03 0112

Setelah mendengar cerita Kyung Ja yang sekarang telah menemukan sosok pria idaman yang baru, Hyun Ji langsung menggeleng-gelengkan kepalanya, “Katanya, cowok yang waktu itu adalah tipe cowok yang selama ini kamu idam-idamkan, ternyata,… masih ada cowok lain lagi..” sindirnya

LFGE03 0115

“Yang kali ini beneran,.. kayaknya ini yang terakhir deh. Dia sangat tingi,.. tampan,… dan yang paling penting adalah ia memiliki bahu yang sepertinya cukup nyaman untuk bisa menggendonku kemana-mana..” ungkap Kyung Ja dengan sangat antusias

LFGE03 0124

Sekarang giliran Hyun Ji yang bercerita, ia akhirnya mengungkapkan jika benda lembut yang dikatakannya sebelumnya dalah bibir seorang pria. Ia sudah berhasil menciumnya lagi, namun kali ini tak ada memori yang muncul seperti sebelumnya.

LFGE03 0146LFGE03 0145

Bong Pal sedang memakan bekalnya sendirian di tempat favoritnya. Ia melihat kesekelilingnya, dan wuussshhhhhh,….

Muncullah Hyun Ji yang langsung duduk disampingnya sambil tersenyum lebar, “Nyari siapa? Nyari aku yaaa??? Hey.. hampir seharian kita belum bertemu, aku sangat senang bisa melihatmu lagi. Kamu enggak senang???” ujarnya

Bong Pal mengernyitkan alisnya dan berkata, “Dasar hantu gak tahu malu, kepedean, sok tahu lagi…”

LFGE03 0152LFGE03 0154

Jadi sebelumnya, Kyung Ja telah memberikan sebuah saran untuk Hyun Ji. Ia menyuruh Hyun Ji untuk terus menempel pada Bong Pal, pasti ada suatu alasan mengapa ingatannya bisa kembali waktu itu dan barangkali jika Hyun Ji terus berada didekatnya ingatan itu akan kembali lagi, “Coba saja kamu memintanya untuk membantumu belajar untuk SAT. Dia kan sekolah di kampus elit, pasti dia juga lumayan pintar….”

LFGE03 0166

Hyun Ji benar-benar melakukannya. Meskipun diabaikan, ia tetap berjalan mengikuti Bong Pal kemanapun ia pergi. Langkah mereka terhenti, karena Bong Pal melihat si gadis pujaannya, yaitu So Yeon sedang asyik mengobrol dengan Profesor Hye Sung.

LFGE03 0159

So Yeon mengungkapkan niatnya untuk mengadopsi anjing liar itu. Dengan ramah, Hye Sung menyetujuinya. Ia pun meminta So Yeon untuk langsung datang ke klinik-nya nanti sore saja.

LFGE03 0168

Melihat ekspresi Bong Pal yang sedang cemburu, membuat Hyun Ji tertawa geli. Ia mengolok-oloknya dengan menyanyikan sebuah lagu yang menggambarkan keadaannya saat itu.

LFGE03 0175

Bong Pal mencari buku di perpustakaan, Hyun Ji masih mengikutinya dan merebut buku itu, sambil memohon-mohon agar Bong Pal mau bekerja sama sedangannya lagi. Bong Pal menolak karena ia tak mau mempercayai omongan hantu sepertinya lagi.

“Tapi, aku kan hantu yang bisa dipercayai..” tegas Hyun Ji

LFGE03 0177LFGE03 0179

Tanpa sadar, perilaku Bong Pal yang seakan-akan sedang berbicara sendiri ini dilihat oleh orang-orang lain yang sedang membaca buku di perpus. Malu,… Bong Pal langsung meminta maaf dan berjalan keluar.

LFGE03 0185LFGE03 0186

Hyun Ji masih terus mengekorinya, ia berdiri di hadapan Bong Pal, mengeluarkan ekspresi sendunya dan menjelaskan jika kemarin ia tak bisa mengingat apapun. Ia pun tak mengerti mengapa bisa begitu. Karena  hal itu tak berhasil, sekarang ia ingin mencoba cara lain. Ia meminta bantuan Bong Pal untuk mengajarinya, karena ia ingin mengikuti SAT. Menurutnya, mungkin saja alasan arwahnya masih gentayangan karena ia ingin mengikuti tes itu.

LFGE03 0200LFGE03 0204

Bong Pal terdiam sejenak, mengungkapkan jika ia hanya akan membuang-buang waktunya jika membantu Hyun Ji. Hyun Ji pun menawarkan diri untuk membantu Bong Pal menangkap hantu, sekaligus ia membayarkan hutng 10 juta won-nya.

Setelah berfikir sejenak, Bong Pal akhirnya mau membantunya. Setelah tawar-menawar yang cukup rumit akhirnya Bong Pal setuju untuk mengurangi hutang Hyun Ji 500 ribu won setiap kali mereka menangkap satu hantu.

LFGE03 0218

Chun Sang sangat sibuk bermain games melawan si ‘sadako’. Setelah mendapat komentar-komentar pedas yang membuat image-nya jadi sangat cupu, sadako juga terus membully-nya dengan menyerang karakter games yang sedang dimainkannya. In Rang mengajaknya untuk pergi kuliah, namun Chun Sang malah asyik sendiri di depan laptopnya dan menyuruh In Rang untuk pergi sendirian saja.

LFGE03 0232LFGE03 0231

Bong Pal pergi berbelanja, Hyun Ji mengambil sebuah sikat gigi berwarna pink dan melemparya ke dalam trolly yang sedang dibawanya. Bong Pal bertanya, untuk apa ia harus membelikan Hyun Ji kebutuhan pribadi seperti itu.

Hyun Ji menjelaskan, akan lebih baik jika kedepannya mereka tinggal bersama. Hyun Ji harus belajar kemudian membantu Bong Pal menangkap hantu, akan sangat rumit jika ia berada jauh dari Bong Pal.

Akhirnya, mau tak mau Bong Pal pun menyetujuinya, dengan syarat…. hutang Hyun Ji hanya jadi berkurang 250 ribu won setiap kali mereka menangkap hantu. Hyun Ji menggerutu tak setuju, namun apa boleh buat ia tak bisa melawan kehendak Bong Pal, jika ia ingin tetap bersamanya.

LFGE03 0252

Ke-hebohan Hyun Ji tak berakhir disitu saja, kali ini ia memohon agar Bong Pal membelikannya daging. Pdahal, Bong Pal telah memilih untuk membeli ikan. Hyung Ji duduk di trolly, dan mengambil sebungkus daging dari rak, Bong Pal mengembalikanya lagi dan Hyun Ji mengambilnya lagi.

LFGE03 0260LFGE03 0262

Perseteruan mereka, lagi-lagi menjadi bahan tontonan seorang ibu yang langsung menatap Bong Pal aneh. Karena merasa malu, Bong Pal akhirnya menuruti keinginan Hyun Ji dan membelikannya sebungkus daging.

LFGE03 0270LFGE03 0267

Mereka berdua berjalan pulang, langkah Hyun Ji terhenti setelah melihat sebuah gaun cantik yang terpajang di sebuah toko. Ia menepuk bahu Bong Pal, memohon agar ia membelikannya gaun itu. Tentu saja Bong Pal langsung menolaknya, berdalih jika hari ini ia telah mengeluarkan bayak uang karena belanjaan Hyun Ji.

LFGE03 0274LFGE03 0273

Namun, Hyun Ji tetap merengek kepadanya. Ia masuk kedalam toko tersebut kemudian memperlihatkan bagaimana jika gaun itu dikenakan olehnya. Bong Pal agak tertegun melihatnya, namun ia sadar kembali dan memilih untuk berjalan pergi meninggalkan Hyun Ji.

LFGE03 0288LFGE03 0289

So Yeon benar-benar mendatangi klinik Profesor Hye Sung, untuk mengadopsi si anjing liar. Mereka dduk berhadapan, dan Hye Sung memberikannya beberapa obat untuk anjing tersebut. Tak sengaja, sebuah pulpen terjatuh, So Yeon mengambilnya kemudian memuji jika pulpen bertulisan nama ‘Joo Hye Sung’ sangat bagus.

LFGE03 0294

Dari depan, kedua pegawai klinik menggosipkan mereka, menganggap jika perempuan secantik itu seharusnya jangan dekat-dekat dengan profesor.. “Heh… cinta sepihak memang selalu berakhir menyedihkan…”

LFGE03 0303LFGE03 0314

In Rang pulang, ia melihat Chun Sang yang sudah terkulai lemas di lantai. Chun Sang menggerutu karena si ‘sadako’ telah berhasil mengalahkannya, bahkan meskipun hanya dalam sebuah games.

Kemudian, ia berdiri dan langsung mengirim pesan kepada si ‘sadako’, bukanya mengejeknya ia malah semakin kesal karena berhasil diejek habis-habisan oleh si sadako.

Ternyata, si ‘sadako’ ini adalah seorang pria penggila internet. Nampakya, ia menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk duduk di depan komputernya.

LFGE03 0322

Setelah puas mengejek Chun Sang, ia hendak tidur di kasurnya. Namun, TV-nya menyala dan muncul berita mengenai kematian seorang aktris bernama Miz, wanita yang di awal episode mati karena gantung diri. Suasana tiba-tiba berubah mencekam, TV-nya jadi berwarna abu-abu.

LFGE03 0326LFGE03 0329

Video kejadian bunuh diri Miz, langsung terputar di layar ponselnya. Terkejut ia langsung melemparnya hingga terjatuh ke kolong kasur. TV-nya nyala kembali, namun yang muncul malah video klip lagu milik Miz. Ia berusaha untuk bertingkah seakan tak ada apapun, ia malah tersenyum nyinyir dan berusaha mengambil kembali ponselnya.

fgLFGE03 0336

Namun,.. senyumannya langsung hilang seketika ia melihat sebuah tangan yang keluar dari kolong kasurnya. Ia berteriak histeris, karena bukan hanya tangan namun seluruh tubuh arwah Miz merangkak menghampirinya. Ia terduduk lemas di pojok ruangan, arwah itu terus mendekat, namun ia hanya bisa berteriak sekencang yang ia bisa…….

LFGE03 0349LFGE03 0348

Bong Pal tiba dirumah bersama Hyun Ji yang masih saja terus menggerutu membahas sikapnya yang tak mau membelikan Hyun Ji gaun yang diinginkannya. Ia memperlihakan seragamnya yang telah usang dan robek.

“Hantu seharusnya tak perlu mengoceh tentang pakaiannya. Memangnya, kalau aku membelikannya, kamu akan bisa memakanya, huh?!” tanya Bong Pal

Hyun Ji mengatakan jika ia bisa memakainya asalkan Bong Pal membakar baju itu untuk dipersembahkan kepadanya.

“Wahhhh…. aku harus membelinya kemudian membakarnya? Sayangnya, aku tak punya uang berlebih untuk melakukannya…” ungkap Bong Pal

LFGE03 0358LFGE03 0357

Bon Ppal mengeluarkan barang belanjaannya, ia menaruh mug dan sikat gigi yang telah dibeli Hyun Ji di kamar mandi. Melihat hal itu membuat Hyun Ji dangat tersentuh dan bahagia, karena untuk oertama kalinya dalam 5 tahun akhirnya ia mendapatkan sebuah hadiah.

“Mengapa kamu sangat bahagia seperti itu? Memangnya, kamu perlu menggosok gigi?” tanya BOng Pal

“Memangnya… hantu tak boleh malkukannya? Aku, kan hantu yang bersih…” jawab Hyun Ji

LFGE03 0359

“Karena, ini pertama kalinya kamu mendapat hadiah. Berarti, selama 5 tahun ini kamu belum pernah menggosok gigi???? Ooooopppsss…. kamu hantu yang ‘bersih’ yaaaa…” sindir Bong Pal

LFGE03 0374

Selanjutnya, Bong Pal memasakan hidangan daging untuk Hyun Ji. Saat meamasak-pun Hyun Ji yang cerewet terus menmintanya untuk menambahkan ini dan itu… Bong Pal memintanya untuk diam dan mengatakan jika kali ini ia yang memasak, jadi terserah dirinya untuk melakukan apapun.

Tiba-tiba… terdengar suara ketukan pintu. Dan siapa lagi kalau bukan Biksu Myung…

LFGE03 0388

Hyun Ji langsung bersembunyi, sementara Bong Pal membukakakn intu. Biksu Myung menggerutu, menceritakan dirinya yang seharaian ini berkelana mencari samurainya yang hilang. Ia terkejut melihat, benda yang dicarinya itu telah tersimpan rapi di pojok ruangan, “Kau mengambilnya, kan?”

Bong Pal menggelengkan kepala, berdalih dengan mengatakan jika pedang itu telah berada di sana semenjak kemarin sore. Biksu Myung mengernyitkan alisnya kemudian bergumam jika sepertinya kekuatannya-lah yang semakin melemah hingga ia melupakan hal seperti ini.

LFGE03 0395LFGE03 0401

Perhatiannya lagi-lagi tertuju oleh wanginya masakan Bong Pal. Ia pun langsung mengajaknya untuk makan bersama-sama. Mereka makan dengan lahap, sementara Hyun Ji hanya bisa berdiri, melihatnya kecewa dari belakang jendela.

LFGE03 0410LFGE03 0411

Mereka bahkan tak menyisakan sedikitpun makanan, Biksu Myung tak enak perut dan masuk ke toilet. Hyun Ji langsung muncul dihadapan Bong Pal dengan raut wajah kesal maksimal.

LFGE03 0420LFGE03 0418

Kekesalannya semakin dan makin bertambah ketika, Biksu Myung membuka pintu toilet sambil menggenggam sikat gigi miliknya, kemudian menggunakannya. Hyun Ji geram, namun ia hanya bisa berteriak histeris tanpa berbuat apapun….

LFGE03 0425LFGE03 0422

Sekarang, hari sudah sangat larut. Bong Pal dan Biksu Myung telah tertidur lelap. Hyun Ji duduk di samping badan Biksu Myung kemudian berbisik, “Aku sangat marah padamuuuu!!!! Semoga kamu terjatuh, hingga hidungmu patah!”

LFGE03 0429LFGE03 0435

Baru saja berkata seperti itu, Biksu Myung langsung terjatuh dari kursi namun tangannya duluan yang jatuh. Ia tak terluka parah, namun kejadian itu berhasil membuat Hyun Ji tertawa puas.

Hyun Ji kebingungan harus tidur dimana. Ia pun masuk ke kamar Bong Pal dan tidur disampingnya. Nampak, jika dirinya sangat senang karena bisa tidur di tempat yang empuk setelah sekian lama ini.

LFGE03 0445LFGE03 0454

Kesenangannya berubah jadi rasa ‘nervous’ ketika Bong Pal membalikan badan kearahnya. Wajah mereka berada sangat dekat, hingga hidung Bong Pal bahkan menyentuh hidungnya. Hyun Ji teringat ciumannya dengan Bong Pal, dan langsung membalikan badannya sambil menarik nafas dalam-dalam.

LFGE03 0461LFGE03 0471

Ia pun akhirnya bisa tertidur lelap setelah membalikkan badannya dari Bong Pal. Namun kali ini Bong Pal yang harus terbangun karena ia merasa kesulitan untuk menarik selimut. Ia terkejut melihat Hyun Ji, namun tak membangunkannya, memilih untuk mengalah dan tidur diluar saja.

Bahkan, sebelum pergi, ia menyelimuti Hyun Ji yang nampaknya kedinginan karena hanya mengenakan rok mini.

LFGE03 0479LFGE03 0483

Bong Pal tidur di lantai di samping biksu Myung, namun lagi-lagi Biksu Myung terjatuh dan badannya menimpa Bong Pal. Daripada tertimpa lagi, Bong Pal akhirnya tidur diatas kuris, sementara Biksu Myung jadi tidur dilantai.

Akhirnya pagi datang juga…

LFGE03 0487

Hyun Ji terbangun dan agak heran melihat selimut yang menutupi badannya. Sementara Bisu Myung dibuat heran melihat Bong Pal yang tidur diluar bersamanya.

LFGE03 0492

“Kenapa kau tak tidur dikamarmu?” tanya Biksu Myung

“Mmmm… tadi malam itu agak sedikit panas..” jawab Bong Pal

“Kalau panas.. kenapa kau memelukku tadi malam?” sindir Biksu Myung

“Huh?! Aku tak melakukannya!” tegas Bong Pal

“Jangan-jangan……. mmmmm…. kamu merindukan pelukanku, yaaa….” ungkap Biksu Myung yang langsung membuat Bong Pal bergidik geli.

Selanjutnya >>>

Advertisements

3 thoughts on “LET’S FIGHT GHOST Episode 3 Part 1

  1. Pingback: LET’S FIGHT GHOST Episode 2 Part 2 | my-eternalstory

  2. Pingback: LET’S FIGHT GHOST Episode 3 Part 2 | my-eternalstory

  3. Pingback: Sinopsis Let's Fight Ghost Episode 1 - Terakhir « Kdramastory

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s