LET’S FIGHT GHOST Episode 3 Part 2

<<< Sebelumnya

LFGE03 0502LFGE03 0511

Bong Pal pergi keluar sebentar untuk membuang sampah. Saat kembali, Biksu Myung telah berdandan rapi mengenakan pakaian ‘kebangsaannya’.

“Aku bahkan belum membuat sarapan. Kemana kau akan pergi?” tanya Bong Pal

“Aku ada urusan di Incheon. Kamu makan dengan lahap yaaa, nanti kita bertemu lagi di hari peringatan pemakaman ibumu saja” jawab Biksu Myung

LFGE03 0515

Dan sebelum pergi, Biksu Myung lagi-lagi memperingatkan Bong Pal untuk tidak berurusan dengan hantu apalagi hantu perawan, “Mereka itu hanya pembuat onar! Mereka itu monster!” tegasnya.

Sedaritadi, Hyun Ji yang sudah berdiri disampingnya jadi sangat amat kesal karena perkataannya. Tak mau situasi menjadi lebih rumit, Bong Pal pun langsung mengiyakan semua perkataan Biksu Myung kemudian menyuruhnya untuk segera pergi.

LFGE03 0520LFGE03 0519

“Dia fikir semua hantu itu seperti setan? Padahal, banyak kok hantu yang ramah sepertiku…” gumam Hyun Ji

Kekesalan Hyun Ji mereda, karena Bong Pal membuatkan sarapan untuknya. Ia memakan semua hidangan yang ada dihadapannya dengan sangat lahap. Bong Pal menatapnya heran, ia meminta agar mereka memperbarui kontraknya.

LFGE03 0530LFGE03 0526

Melihat cara makan Hyun Ji yang sangat rakus, membuat Bong Pal merasa jika dirinya akan merugi kalau misalkan ia tetap memberikannya makan. Hyun Ji mengelaknya mengatakan jika porsi makannya tak sebanyak itu. Tapi, baru saja mengatakan hal itu, Hyun Ji langsung minta Bong Pal menambahkan nasi lagi untuknya.

LFGE03 0547LFGE03 0549

Setelah kenyang, Hyun Ji langsung merebahkan badannya di kursi. Bong Pal keluar dari kamar dan telah berganti pakaian. Hyun Ji menghampirnya dan menawarkan diri untuk menemaninya. Namun, Bong Pal langsung menolak dan memperingatkan jika mereka memang tinggal bersama, tapi sebaiknya mereka tidak ikut campur dalam urusan pribadi masing-masing.

LFGE03 0559LFGE03 0564

Duo Ghost.net mendatangi tempat tinggal si ‘sadako’. Chun Sang sangat bersemangat untuk membalaskan amarahnya, ia berniat untuk menghajar ‘sadako’ habis-habisan. Namun… baru saja berdiri di depan pintu kamar, suasana yang aneh mulai terasa.

Mereka mengetuk pintu, namun tak ada jawaban, “Ahhhh.. dasar cemen! Jangan-jangan kau sedang ketakutan sampai tak mau membukakan pintu!” teriak Chun Sang

Ternyata pintunya tak dikunci, perlahan mereka membukanya dan…..

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!?!?!?!?!?!?!?!?”

Screenshot_3LFGE03 0569

Mereka langsung berteriak histeris karena menemukan si ‘sadako’ yang telah terbujur kaku di pojokan ruangan. Dari mata dan bibirnya keluar darah. Seketika itu juga, mereka langsung lari terbirit-birit meninggalkannya.

LFGE03 0582Screenshot_4

Tak lama kemudian, datanglah polisi yang mengecek TKP dan membawa mayat si ‘sadako’. Ssebelum di masukkan kedalam ambulance, ada angin yang bertiup kencang sehingga kain putih yang menutupi mayat sedikit tersingkap, tangannya terjatuh kesamping dan terlihat jika jari-jarinya patah tak beraturan, membuat orang-orang yang sedang berada disana langsung bergidik ketakutan.

LFGE03 0595LFGE03 0594

Untuk diminta kesaksian lebih lanjut lagi, In Rang dan Chun Sang dibawa ke kantor polisi. Mereka dijadikan ‘terduga’ pembunuh. Mereka tentu saja mengelaknya, meskipun karena gugup Chun Sang malah hampir mengiyakannya. Untung saja ada rekaman CCTV yang membuktikan jika mereka datang setelah si ‘sadako’ meninggal.

Polisi membaca data mengenai daftar beberapa nama orang yang dituntut oleh Miz karena komentar-komentar buruk tentangnya. Di daftar paling atas adalah ‘sadako’, selanjutnya ada beberapa nama lagi dan kebetulan orang-orang itu berakhir tewas. Yang tersisa adalah orang dengan username BJ 1004.

Chun Sang langsung terkejut, karena itu adalah id miliknya. Ia langsung membela diri, mengatakan bahwa ‘sadako’ telah meng-hack akunnya dan memposting komentar-komentar jahat itu.

LFGE03 0619LFGE03 0631

Mereka berdua kembali ke markasnya, In Rang sibuk melihat sebuah website haters Miz, dan dari sana mereka bisa memastikan jika yang dikatakan polisi tadi memang benar….

LFGE03 0647LFGE03 0648

Di TV muncul berita mengenai kematian Miz dan tiba-tiba, dari layar laptop mereka terputar video kejadian bunuh diri Miz…..

LFGE03 0653LFGE03 0659

Di tempat lain, seorang ibu sedang asyik memainkan ponselnya sembari memposting komentar negatif tentang Miz. Ia masuk ke dalam lift sendirian, tiba-tiba lampunya berkedip-kedip dan suasana jadi menccekam. Saat si ibu itu ketakutan, muncullah asap hitam dari belakang tubuhnya, kemudian sosok Miz telah berdiri disampingnya, menatapnya penuh kebencian.

LFGE03 0662

Beberapa detik kemudian, pintu lift terbuka dan ibu itu sudah terbujur kaku dengan darah yang mengucur dari kedua bola matanya….

LFGE03 0667LFGE03 0678

Hyun Ji menemani Bong Pal kuliah, ia bertingah seperti mahasiswa, ikut kegiatan lecture yang lumayan lama dan sangat amat membosankan. Setelah selasai, ia menggerutu karena kelaparan lagi. Bong Pal menatapnya heran, menebak jika Hyun Ji mungkin meninggal saat kelaparan, makanya ia makan sangat banyak.

LFGE03 0679LFGE03 0683

Hyun Ji menghentikan langkah Bong Pal, kemudian menunjukkan jarinya ke arah So Yeon, “Ajak dia makan sianggg….” bisiknya

Bong Pal malah membalikkan badannya, karena ingin menghindar. Untung saja, So Yeon yang ramah melihatnya duluan dan langsung menyapanya. Mereka mengobrol singkat, Bong Pal nampak sangat amat gugup. Padahal dari samping, Hyun Ji sudah memberitahu apa yang harus diucapkannya.

LFGE03 0694LFGE03 0693

Pada akhirnya, bukannya mengajak makan Bong Pal malah mengucapkan selamat menikmati makan siang untuk So Yeon, membuat Hyun Ji yang berada disampingnya jadi geregettt setengah mati atas kelakuannya tadi.

LFGE03 0695LFGE03 0709

Nampaknya, kalaupun tadi Bong Pal mengajak So Yeon makan, hal itu tak akan bisa terlaksana. Karena, So Yeon melihat Profesor Hye Sung dan langsung menghampirnya. Seperti biasa, ia ingin berkonsultasi mengenai anjing liarnya.

Setelah mengobrol singkat, So Yeon dan Hye Sung setuju untuk membeicarakan hal ini lebih lanjut di klinik hewan besok sore.

LFGE03 0726LFGE03 0725

Hye Sung berjalan disekitar kampus, matanya tertuju kearah seorang mahasiswi yang sedang asyyik memberikan makanan kepada kucing liar. Ia menghampirinya untuk menegurnya, karena ternyata di wilayah ini dilarang untuk memberikan makanan untuk kucing liar.

Perempuan itu terkejut, karena ia sama sekali tak mengetahui hal ini. Hye Sung pun meberikannya sebuah saran, jika nanti ia ingin memberikan kucing itu makanan, lebih baik di daerah pojok taman, disana jarang ada datpam yang lewat jadi tak akan ketahuan.

Screenshot_7Screenshot_6

Dengan peruh perhatian, Hye Sung hendak memangku kucing itu, untuk memeriksanya. Namun, tak diduga, kucing itu malah mencakarnya hingga tangannya tergores cukup panjang.

LFGE03 0735LFGE03 0736

Keanehan muncul…. dulu saat terluka karena anjing liar, Hye Sung malah tersenyum ramah, berkata jia dinya baik-baik saja. Kali ini, nampaknya ia marah, matanya melotot menatap tajam ke arah kucing yang langsung melarikan diri darinya. Namun, kepada mahasiswi itu, ia mengatakan jika dirinya baik-baik saja.

LFGE03 0742

Biksu Myung bersembunyi di dalam tilet, nampaknya daya hafal-nya sudah sangat rendah. Ia pun merekam suaranya ketika membanca mantra-mantra di ponselnya.

LFGE03 0756LFGE03 0767

Setelah itu, dengan meyakinkan, ia duduk di depan altar memorial, mengeluarkan ponselnya dan memutarkan rekaman yang baru saja dibuatnya. Semua orang disana mepercayainya, hingga akhirnya ponselnya berdering keras karena ada sebuah telpon masuk.

Karena ringtone-nya yang ‘aneh’, ia langsung berdiri dan menari sambil membacakan mantra yang entah asli atau tidak, “Hehehehe… sekarang membacakan mantra pun ada gaya modern-nya”

Ponselnya berhenti berdering, namun tiba-tiba berdering lagi. Ia pun berdiri dan meminta izin untuk mengangkat telponnya dulu.

LFGE03 0780

Entah itu telpon dari siapa, namun Biksu Myung memerintahkannya untuk mencaritahu keadaan ayahnya Bong Pal. Karena, akhir-akhir ini ia tak mendapat kabar lagi.

LFGE03 0793LFGE03 0791

In Rang berlari terbirit-birit untuk menemui Bong Pal. Ia meminta bantuannya untuk menyelamatkan Chun Sang. Karena panik, ia jadi kesulitan untuk menjelaskan kondisi Chun Sang. Tak mau situasi menjadi lebih buruk lagi, Chun Sang langsung menarik Bong Pal untuk ikut bersamanya.

LFGE03 0794LFGE03 0812

Ternyata, Chun Sang mengalami kejadian yang persis seperti si ‘Sadako’. Di dalam ruangan yang gelap, suasana mistis, video bunuh diri Miz yang tiba-tiba muncul di layar ponselnya, semua hal itu benar-benar dialami olehnya.

LFGE03 0819LFGE03 0822

Ia berlari keluar, dan arwah Miz telah berdiri didepannya. Ia kembali masuk dan arwah itu muncul lagi dihadapannya.

LFGE03 0826LFGE03 0824

Arwah Miz langsung menghajarnya, hingga Chun Sang pingsan. Kemudian, hantu itu hendak mematahahkan jari tangan Chun San. Untunglah  Hyun Ji tiba tepat waktu dan langsung menendang arwah Miz hingga menghantam tembok.

LFGE03 0832LFGE03 0834

Dari sinilah perkelahian bermulai, tak disangka ternyata Miz memiliki teaga yang sangat besar hingga Bong Pal-pun jatuh tersungkur karenanya.

LFGE03 0854LFGE03 0840

Hyun Ji harus berusaha sendirian, ia mengumpulkan seluruh tenaganya untuk melawan arwan Miz. Saat suasana agak senyap, arwah Miz megungkapkan jika dirinya hanya ingin dipuji bukannya dicaci. Hyun Ji menatapnya, mengatakan jika Miz terlalu membenci dirinya sendiri sehingga orang lainpun jadi ikut membencinya.

LFGE03 0856LFGE03 0859

Bong Pal sadar kembali, ia langsung berdiri dan menendang arwah Miz hingga terhemas di ujung ruangan. Miz bangkit lagi,kebetulan di hadapannya ada sebuah cermin. Ia melihat dirinya sendiri kemudian teriangat ucapan Hyun Ji.

LFGE03 0868LFGE03 0871

Wajahnya berubah sendu, warna kulitnya pun menjadi seperti manusia normal lagi. Perlahan api seakan membakarnya hingga ia berubah menjadi asap hitam dan menghilang…..

LFGE03 0880LFGE03 0893

Hyun Ji dan Bong Pal berjalan pulang bersama-sama. Mereka berdua terus menggeurtu karena seluruh badannya pegal-pegal setelah melawan arwah Miz yang sangat ‘ganas’ itu. Hyun Ji hendak menggunakan kekuatannya untuk menghilang dan langsung sampai dirumah.

LFGE03 0906LFGE03 0903

Tapi,… setelah mencobanya beberapa kali ia gagal. Ternyata, ia bahkan terlalu lelah untuk melakukannya. Terpaksa, ia ikut berjalan bersama Bong Pal. Sekarang ia mengeluh kelaparan, memohon agar Bong Pal memasakannya daging.

Mengingat kerja keras mereka hari ini, Bong Pal langsung menyetujui permintaan Hyun Ji. Ia pun pergi berbelanja, sementara Hyun Ji pulang ke rumah sendirian.

LFGE03 0914LFGE03 0915

Bong Pal telah berbelanja, namun saat ia sampai dirumah Hyun Ji telah tertidur dengan pulas. Tak enak membangunkannya, Bong Pal hanya tersenyum kemudian pergi ke atap.

LFGE03 0917LFGE03 0920

Ternyata, ia bukan hanya membeli daging. Namun, ia juga membelikan gaun pink yang sangat diinginkan oleh Hyun Ji. Ia membakarnya, kemudian gaun itu langsung berpindah ke badan Hyun Ji.

LFGE03 0929LFGE03 0932

Hyun Ji terbangun ia tersenyum senang sekaligus terharu karena Bong Pal benar-benar membelikannya gaun ini. Ia pun bpergi berjalan menghampiri Bong Pal.

LFGE03 0938LFGE03 0939

Melihat penampilan Hyun Ji, membuat Bong Pal langsung terpana dan terdiam seribu bahasa…

LFGE03 0949

In Rang masih setia duduk di samping Chun Sang yang akhirnya sadar kembali. Mereka sangat bersyukur karena tak ada hal buruk yang terjadi kepada mereka hari ini.

LFGE03 0962LFGE03 0957

Kemudian, kita melihat Hye Sung yang dengan ramah mempersilahkan para pegawainya untuk pulang, karena hari memang sudah larut. Ia membukakan pintu kemudian mematikan seluruh lampu.

LFGE03 0970LFGE03 0969

Di tempat lain, si mahasiwi yang tadi memberikan makan kepada kucing mendatangi kampus lagi. Padahal hari sudah sangat gelap, menandakan jika ia memang sangat menyayangi kucing itu. Perlahan ia berjalan seraya memanggil kucing tersebut.

Ia langsung terkejut, seketika melihat kucing itu telah tergeletak tak bernyawa, hanya ada beberapa anak kucing yang berada disamping induknya yang sudah mati itu.

Screenshot_8LFGE03 0976

Kemudian, scene langsung beralih ke ruang kerja Hye Sung. Ia membuka jasnya, kemudian melintingkan lengan bajunya. Di lengannya kita melihat bekas luka cakar yang sangat banyak, padaha tadi siang kucing itu hanya mencakarnya sekali saja………

My Comment..

OMOOOOO….. Love Blossoming, hehehehehe…

Hyun Ji emang cantik bangettt, apalagi pas jalan sambil pake gaun pink itu, si Bong Pal aja langsung terpana sampe gak bisa ngedip gitu.

13729043_460927374107816_2292974280675901845_n

Setan hari ini lumayan serem juga, kaget aja pas keluar dari kolong kasur dan matanya yang warna merah itu.

Di episode kali ini, ada hal yang berbeda. Biasanya, Hyun Ji menemukan kelemahan si hantu di bagian luar tubuhnya. Tapi, kali ini ada di dalah batinnya. Semua orang yang kelihatan sempurna diluar, belum tentu dalemnya juga.

Mungkin,… dia cantik… pinter…. kaya…. Tapi, siapa yang tahu kalau hatinya terlalu banyak menyimpan luka.

“A Word Can Kill A Person!!!”

Kata itu tuh bener bangettt,…. kadang kala, pas masih belum melewati fase remaja, kita masih belum bisa mengontrol apa akibat dari kata-kata yang kita ucapkan. Mungkin menurut kita itu gapapa, tapi menurut orang lain beda lagi.

Daripada kita menyesal, sama apa yang kita ucapin. Mending,.. kita bener-bener mempertimbangkan dulu kata-kata yang bakal kita lontarkan ke orang lain. Kalau memang udah terlanjur, langsung bilang ‘maaf’. Meskipun, kamu ngerasa gak salah, mending minta maaf. Gausah gengsi ataupun malu, maaf itu gak murahan kok…

Selanjutnya >>>

Advertisements

3 thoughts on “LET’S FIGHT GHOST Episode 3 Part 2

  1. Pingback: LET’S FIGHT GHOST Episode 3 Part 1 | my-eternalstory

  2. Pingback: LET’S FIGHT GHOST Episode 4 Part 1 | my-eternalstory

  3. Pingback: Sinopsis Let's Fight Ghost Episode 1 - Terakhir « Kdramastory

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s