LET’S FIGHT GHOST Episode 4 Part 1

<<< Sebelumnya

13709923_461012064099347_5640900017431582897_n

“Kamu itu hanyalah hantu! Jadi, berhentilah bertingkah seakan-akan kamu adalah seorang manusia!”

:::: Bong Pal ::::


LFGE04 0011

“Aku?! mau melakukan hal seperti ini???” gumam Bong Pal seraya membakar gaun pink yang ingin diberikannya kepada Hyun Ji.

LFGE04 0017

Sementara Hyun Ji, ia terbangun dengan senyuman masnis yang merekah dari bibirnya. Fikirannya langsung bisa menebak, jika ini adalah pemberian Bong Pal.

LFGE04 0023LFGE04 0025

Dengan anggun, Hyun Ji melangkahkan kakinya menuju Bong Pal. Angin malam yang lumayan kencang, membuat rambut serta gaunnya melambai-lambai seakan menggoda Bong Pal yang nampaknya sangat terpesona oleh kecantikan Hyun Ji.

“Bong Pal… Bagaiamana penampilanku????” tanya Hyun Ji

“Hmm… mmm…. Gaunnya cantik..” jawab Bong Pal terbata-bata

LFGE04 0027LFGE04 0031

Pandangan Bong Pal akhirnya bisa teralihkan ketika ada telpon yang masuk. Apalagi, kalau bukan panggilan, berburu hantu….

Bong Pal langsung menggendong Hyun Ji, “Ayo kita pergi!” ucapnya. Hyun Ji bertanya balik, kemana mereka akan pergi. “Bekerja…” jawab Bong Pal singkat

LFGE04 0033

“Aaahhhh… ini sudah terlalu larut! Aku memakai gaun baru?!?!? Masa iya, kamu menyuruhku berkelahi dengan gaun baruku iniii….” protes Hyun Ji

LFGE04 0039Screenshot_2

Scene langsung beralih ke sebuah sauna. Seorang wanita, sedang membersihkan badannya di bawah shower sendirian. Tak ada siapapun disana, namun kita melihat sebuah jejak kaki basah dari seusatu yang tak bisa kita lihat.

Jejak kaki itu, semakin mendekat ke arah si wanita yang sedang mandi. Dan… BANGGGGGGGGGGGGGG?!?!?!?!

LFGE04 0044Screenshot_3LFGE04 0045

Tangan dengan kuku kotor dan asap hitam mengepul, menyentuh kaki wanita itu. Sontak saja ia langsung berteriak histeris, apalagi sesosok hantu pria dengan kepala botak tiba-tiba muncul dihadapannya…….

———————————————————————–

LFGE04 0051LFGE04 0054

Pagi hari datang kembali… Bong Pal bersama Hyun Ji telah menyelesaikan pekerjaannya dan pulang kerumah. Nampaknya, Hyun Ji sangat kelelahan hingga ia bahkan tak mampu membus pintu yang mengakibatkan jidatnya harus merasakan terpental kerasnya kayu.

LFGE04 0062LFGE04 0063

Tiba-tiba, Bong Pal yang telah masuk kerumah, malah keluar lagi. Ia mengajak Hyun Ji untuk membantunya bekerja lagi.

“Huh?! Lagi? kita, kan baru pulang.. Aku lelah, bahkan tadi aku tak bisa menembus pintu sekalippun!” gerutu Hyun Ji

“Ayoolahhh…. kita bekerja dengan santai saja hari ini….” pinta Bong Pal

“TIDAK!” tegas Hyun Ji

“Aku pun harus memberimu makan dan mengajarimu.. Kamu tak ingat perjanjian kita????” sindir Bong Pal

“Tetap saja ini salah! Kamu mempekerjakanku seperti budak hanya karena kamu telah memberikanku sebuah gaun pink ini? Lagian… kamu kan mau mengajariku, kalau bekerja terus, kapa kita punya waktu untuk belajar…” protes Hyun Ji

Bong Pal tak menghiraukannya, ia mengatakan jika mereka akan belajar setelah menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu.

LFGE04 0072

In Rang sibuk membersihkan sisa-sisa kekacauan yang ditimbulkan oleh perburuan hantu di tempo hari. Sementara, Chun Sang si penyebab masalah malah cengengesan tak jelas alasan dan tujuannya. In Rang memperingatkan, jika seharausnya, Chun San banyak-banyak bersyukur karena masih bisa hidup samapai detik ini.

LFGE04 0080LFGE04 0081

Chun Sang langsung duduk dan berterimakasih kepada Tuhan. Namun, tiba-tiba ucapannya terhenti.. “Lah… aku fikir seharusnya aku berterimakasih kepada Bong Pal..” tukasnya

Kebetulan, detik itu juga Bong Pal mengirim pesan kepada In Rang.

“Apa katanya??? Pasti, dia menanyakan keadaanku, kan?” tanya Chun San dengan sangat antusias

“Hehe…. mmm… dia menagih hutang. Sebenarnya, dia dibayar 1 juta won setiap kali berhasil menangkap hantu…” jawab In Rang

Chun Sang jadi kecewa sekaligus terkejut, ketika In Rang bertanya darimana mereka mendapatkan uang itu, ia hanya bisa menggelengkan kepala dan menjawab tidak tahu.

LFGE04 0107

Masalah baru tak bisa diselesaikan, apalagi masalah lama? Tiba-tiba, pemilik gedung datang mengetuk pintu, In Rang dan Chun sang langsung jongkok di dekat kursi, mereka berusaha untuk tak mengeluarkan suara apapun.Namun, hari ini memang hari sial untuk mereka. Pintunya yang telah lapuk itu roboh, hingga akhirnya mereka harus bertemu dengan si pria penagih uang sewa…

LFGE04 0115LFGE04 0114

Hyun Ji terbangun dari tidurnya, ia langsung masuk ke kamar Bong Pal yang ternyata sedang berganti pakaian.

“Aaarrghhhh… aku tak melihat apapun…” ucap Hyun Ji yang langsung pergi keluar lagi

LFGE04 0120

Bong Pal keluar dengan dandanan yang agak berbeda dari yang biasanya. Ia mengenakan kemeja yang rapi dan gaya rambutnya juga sedikit berbeda.

“Hmmm.. aku tahu! Hari, ini pasti kamu ada kelas bersama si wanita itu, kan…” tebak Hyun Ji

Bong Pal tak mau menjawabnya, ia malah mengalihkan pembicaraan dengan menyuruh Hyun Ji yang katanya kelelahan untuk tidur lagi saja. Ia juga memperingatkannya untuk tidak masuk kedalam sebuah ruangan yang ada disampingnya.

“Sampai jumpa nanti..” Bong Pal

“Tunggu.. apakah ada hal lain yang tak boleh aku lakukan?” Hyun Ji

LFGE04 0127LFGE04 0128

Bong Pal menggelengkan kepalanya dan Hyun Ji mempersilahkannya untuk pergi. Namun, beberapa detik kemudian, Hyun Ji menahannya, mengatakan jika ia juga ingin berangkat kuliah.

“Apa-apaan? Barusan kita pamitan, dan tiba-tiba kamu mau ikut denganku?” Bong Pal

“Kapan? Aku tak pernah mengucapkannya..” Hyun Ji

“Emangnya, kamu gak cape mengikutiku terus?” Bong Pal

LFGE04 0134

“Ah, aku bosan kalau hanya tinggal disini. Lagian, mubazir dong kalau sudah memakai gaun yang cantik tapi aku hanya diam di disini saja..” Hyun Ji

Akhirnya Bong Pal kalah, ia pun mempersilahkan Hyun Ji untuk ikut bersamanya lagi.

LFGE04 0138

Duo Ghost.net akhirnya harus angkat kaki dari markas kesayangannya, barang-barang mereka ditumpuk layaknya rongsokan yang sudah tinggal diangkat petugas sampah. Meskipun, telah memohon-mohon, tetap saja mereka diusir karena telah menunggak pembayaran  cukup lama.

LFGE04 0154LFGE04 0155

Hyun Ji sangat senang mengenakan gaun barunya ke kampus, ia merasa jika sekarang ia sudah seperti seorang mahasiswa yang sesungguhnya. Kebetulan, ia melihat Kyung Ja yang sedang asyik melihat mading. Ia pun menyuruh Bong Pal untuk masuk duluan karena ingin menyapa Kyung Ja terlebih dahulu.

LFGE04 0168LFGE04 0175

Kyung Ja takjub melihat penampilan Hyun Ji, ia bahkan mengatakan jika kecantikan Hyun Ji bisa disejajarkan dengan aktris sekelas Jun Ji Hyun dan Song Hye Kyo. Ia semakin takjub lagi ketika mengetahui bahwa orang yang memberikan gaun itu adalah si pria yang selalu diceritakan oleh Hyun Ji.

“Huh?! Kemarin dia menciumu dan sekarang memberikanmu hadiah? Ahh, aku yakin 100% kalau dia menyukaimu….” ungkap Kyung Ja

“Huh?! Enggak kok, aku yang memohon-mohn suapaya dia membelikan gaun ini untukku…” ucap Hyun Ji

“Hmmm… aku aja bisa menyukai manusia, maka sebaliknya pun bisa terjadi. Tak ada hal yang tak mungkin.. Percayalah padaku.. kamu kan belum pernah merasakan jatuh cinta sabelum meninggal…” papar Kyung Ja

LFGE04 0180LFGE04 0186

Hyun Ji menghampiri Bong Pal lagi, ia teringat akan kata-kata Kyung Ja yang membuatnya jadi tersipu malu. Namun, seyumannya sirna ketika muncul So Yeon yang langsung menyapa Bong Pal.

Sesuai jadwal, hari ini mereka ada kelas bersama dan sudah tugas Bong Pal untuk membantu So Yeon menyiapkan ruangan kuliah.

LFGE04 0193LFGE04 0202

Hyun Ji gereget melihat tingkah Bong Pal yang sangat kaku, ia pun sengaja mendorong Bong Pal hingga badannya bersentuhan dengan So Yeon. Sayangnya, situasi ini hanya berlangsung sebentar karena, profesor Hye Sun telah tiba.

13716089_461011980766022_3787024074134759607_nLFGE04 0211

Hyun Ji berdiri di samping Hye Sung, dah sebuah hal yang agak aneh terjadi. Hye Sung berjalan menghindari Hyun Ji, seakan-akan ia bisa melihatnya……

LFGE04 0216LFGE04 0213

Selama jam perkuliahan, Hyun Ji terus memikirkan hal barusan. Ia menceritakannya kepada Bong Pal. Namun, Bong Pal tak begitu menganggapnya dan malah mengatakan bahwa Hyun Ji memikirkan sesuatu yang tak mungkin terjadi.

LFGE04 0224LFGE04 0228

Selesai kuliah, Bong Pal berusaha untuk menghubungi duo Ghos.net. Untuk apa? Tentu saja untuk meangih bayarannya. Namun, berapa kali pun ia mencoba, tetap saja tak ada jawaban. Kesal, ia pun langsung mendatangi markas mereka yang sayangnya telah kosong dan disegel.

LFGE04 0249

In Rang dan Chun Sang, sedang berada di balkon. Mereka berdua meratapi nasibnya yang sangat malang. Tak mungkin jika mereka harus meminta uang kepada orang tuanya. Mereka sebal pada satu sama lain tapi apa boleh buat, mereka berdua pun tak memiliki teman lain di tempat ini.

LFGE04 0259

So Yeon secara tak sengaja bertemu dengan Hyun Joo, ia bertanya mengapa Hyun Joo tak masuk kelas Profesor Hye Sung hari ini. Mendengar itu, membuat Hyun Joo langsung terdiam, pandangannya ksong dan ia kembali membayangkan kejadian tadi malam.

LFGE04 0269LFGE04 0272

Ternyata…. malam itu, sebelum melihat kucing yang ia beri nama ‘Nabi’ mati mengenaskan. Secara langsung, ia melihat sosok Hye Sung yang tengah duduk dan membunuh Nabi. Hyun Joo yang merasa ketakutan, hanya bisa melihatnya kaget dari jauh.

LFGE04 0277LFGE04 0286

Fakta itu, diperkuat dengan ditemukanya sebuah pulpen milik Hye Sung yang terjatuh di dekat mayat kucing tersebut.

LFGE04 0293LFGE04 0297

Hyun Joo sadar kembali, karena So Yeon terus memanggilnya. Namun, nampkanya konsentrasinya memang sedang sangat kacau. Tanpa menjelaskan apapun, ia langsung berjalan pergi. Tanpa sadar, ia menjatuhkan pulpen milik Profesor Hye Sung. Dan kebetulan, sebelumnya So Yeon telah melihat pulpen itu saat di klinik.

LFGE04 0308

Di tempat favoritnya, Bong Pal duduk berdampingan dengan Hyun Ji. Ia memberikannya beberapa lembar soal SAT. Sebelum mengajarinya, ia perlu mengetahui seberapa banyak yang Hyun Ji bisa.

Nampaknya, Hyun Ji kesulitan mengerjakan soal-soal itu. Ia mulai mencari-cari alasan, dengan mengatakan jika ia engerjakan soal ini lain kali saja. Bong Pal menggelengkan kepalanya, “Bukankah, kamu telah lelah menjadi hantu? Kamu bilang kamu gentayangan karena belum sempat mengambil Ujian SAT, kan? Makanya cepat kerjakan, supaya aku bisa membantumu..” ujarnya

LFGE04 0336LFGE04 0325

Hyun Ji pun mulai mengerjakan soal itu satu per satu. Kemudian, Bong Pal memeriksananya, “Hmmm… kira-kira berapa nilai yang kamu perlukan sampai kamu bisa pergi dengan tenang??” tanyanya

“Nilai yang dianggap bagus, sampai aku bisa disebut lulus…” jawab Hyun Ji

“Ahhh.. kalau begini caranya, lebih baik kamu mengambil tes tahun depan lagi deh. Nilaimu masih sangat jauh untuk mencapai kata ‘LULUS’…” ungkap Bong Pal sembari menunjukkan kertas Hyun Ji yang sudah ia tulis nilai akhir yang hanya ‘32’

LFGE04 0333LFGE04 0337

Hyun Ji lagsung mengernyitkan alisnya, mengatakan bahwa ini adalah ujiannya yang pertama setelah 5 tahun gentayangan sebagai hantu. Bong Pal tertawa nyinyir, ia meledek Hyun Ji dengan mengatakan bahwa siswa SMA pun akan mengerjakan tes ini dengan sangat mudah.

LFGE04 0344

So Yeon menemui Profesor Hye Sung, ia memberikan pulpen yang dijatuhkan oleh Hyun Joo tadi. Hye Sung sedikit kaget melihatnya, ia pun bertanya darimana So Yeon mendapatkannya. Langsung saja, So Yeon menyebutkan nama Hyun Joo. Hye Sung nampaknya cukup kaget saat mendengar nama itu, ia pun berterimakasih kepada So Yeon dan langsung pergi menuju sebuah tempat.

LFGE04 0358LFGE04 0359

Hye Sung mendatangi tempat dimana ia membunuh kucing itu tadi malam. Disana, ia hanya melihat sebuket bunga yang pastinya ditinggalkan oleh Hyun Joo.

LFGE04 0363

Biksu Myung sedang berada di tempat pengobatan akupuntur. Nampaknya, ia dan si pria tua terapis akupunturnya memang sudah saling mengenal cukup lama.

Pria tua itu menancapkan satu per satu jarumnya sambil mengoceh, mengatakan bahwa tubuh Biksu Myung sudah sangat lemah. Dan yang menarik adalah, ketika si pria tua itu bertanya apakah Bong Pal yang menjadi penyebab semua ini mengetahui kondisi fisik Biksu Myung yang sekarang.

LFGE04 0391

Biksu Myung tak mau membahas itu. Bahkan, ia menyuruh si pria itu untuk tidak mengatakan hal ini kepada Bong Pal, “Dan… berhentilah mengatakan kalau aku lemah. Lihatlah.. Aku ini masih sangat amat sehat dan baik-baik saja..” ujarnya

“Terserah kau saja lah… Ngomong-ngomong, apakah kamu telah mendatangi tempat tinggal ayahnya Bong Pal? Aku dengar, sudah lama dia pergi..” ungkap si pria

“Entahlah.. sehrusnya dia memeberitahuku dulu sebelum pergi..” ujar Biksu Myung

“Pria itu mengejar ‘sosok’ itu, kan? Arwah Iblis yang telah membunuh istrinya….” papar si pria tua

“Sepertinya begitu…” ucap Biksu myung

LFGE04 0388

Pria tua itu menambahkan, bahwasanya selama 10 tahun kebelakang tak pernah ada yang spesial tentang rumah yang ditinggali oleh (ayahnya Bong Pal?), kecuali sebuah gambar yang tersimpan disana. Entah apa yang membuat ayahnya Bong Pal terburu-buru, hingga tak sempat memberikan surat-suratnya untuk Bong Pal. Namun ia teringat, ada sorang pria muda dan tampan yang mendatangi rumah itu untuk mencari ayahnya bong Pal.

LFGE04 0399

Chun Sang menemani In Rang yang akan menjual kembali kameranya. Namun, si penjaga toko mengatakan bahwa mereka tak bisa memebelinya karena telah ada kerusakan pada bagian yang cukup penting. In Rang kebingungan, ia merasa jika dirinya tak pernah memainkan bagian itu.

Ternyata, itu merupakan ulahnya Chun Sang. Ia berusaha tidak terlihat mencurigakan, namun justru tingkahnya itulah yang membuat In Rang menyadari kesalahan fatal yang sudah dilakukannya.

LFGE04 0417LFGE04 0430

Jadilah mereka bertengkar lagi. Tapi, apa boleh buat. Mereka perlu meredakan emosinya, karena mereka hanya memiliki satu sama lain di tempat ini. Karena frustasi, mereka berdua pun beristirahat di kedai minuman.

LFGE04 0469

Bong Pal menepati janjinya, ia membantu Hyun Ji untuk belajar. Namun, malah Hyun Ji-lah yang terus menolaknya karena ia memang sedang tak bersemangat untuk belajar. Bong Pal tak menghiraukan kicauannya dan ia mulai menjelaskan pelajaran matematika dasar.

LFGE04 0476LFGE04 0482LFGE04 0481

Bukannya memperhatikan, Hyun Ji malah ketiduran. Kepalanya hampir terjatuh ke meja, namun Bong Pal menahannya dan mengaturnya ke posis yang lumayan nyaman. Ia menyingkapkan rambut yang menutupi wajah Hyun Ji dan langsung tersenyum geli karenanya.

LFGE04 0488

In Rang dan Chun Sang, sekarang tak punya tempat tinggal. Mereka pun mencari-cari sauna yang katanya memberikan mereka potongan harga sampai 50%. Setelah berjalan cukup jauh, mereka akhirnya sampai juga.

LFGE04 0493LFGE04 0496

Penjaga sauna itu menyambut mereka dengan sangat ramah, mempersilahkannya untuk menitipkan seluruh barang-barang yang dibawanya tanpa harus menambah biaya apapun. Tentu saja, hal itu membuat In Rang dan Chun Sang sangat merasa beruntung malam ini.

LFGE04 0500

Mereka telah berganti pakaian, dan masuk kedala ruangan sauna. Namun, ada hal yang aneh. Seharusnya, tempat yang nyaman dengan harga yang sangat murah seperti ini dipadati oleh banyak pengunjung. Namun, yang terjadi disini, malahan sebaliknya. Tak ada pengunjung yang datang selain mereka berdua saja.

Selanjutnya >>>

Advertisements

3 thoughts on “LET’S FIGHT GHOST Episode 4 Part 1

  1. Pingback: LET’S FIGHT GHOST Episode 4 Part 2 | my-eternalstory

  2. Pingback: LET’S FIGHT GHOST Episode 3 Part 2 | my-eternalstory

  3. Pingback: Sinopsis Let's Fight Ghost Episode 1 - Terakhir « Kdramastory

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s