JUST ONE SMILE IS VERY ALLURING EPISODE 1-1

Haduhhh, udah beberapa minggu nyimpen sinopsis drama ini di-draft, tapi males masukkin gambarnya. Akhirnya, ada waktu luang dan bisa di-posting. Agak bingung mau nulis judulnya apa, tapi srek sama judul yang dipake sekarang aja, hehe.. Kalau judul lainnya “LOVE O2O”, “A Smile Is Alluring” sama aja kok, terserah senengnya mau nyebut yang mana. Secara… judul resminya kan bahasa mandarin. Hehehe…

0

Pemeran utamanya adalah Yang Yang sebagai ‘Xiao Nai’ dan Zheng Shuang sebagai ‘Bei Wei Wei’. Buat para readers yang belum pernah nonton atau baca sinopsis drama Mandarin, pasti bakalan kebingungan sama nama-nama karakter di episode perdana ini *soalnya aku juga gitu. Tapi, nikmati ajadeh, nanti juga kalo terbiasa bakalan inget dan hafal dengan sendirinya.

Menurutku, ceritanya asyik, unik, lucu dan lumayan fresh, cute juga sih. ah, pokoknya daripada penasaran, langsung aja baca sinopsis lengkapnya yaa. HAPPY READING……..


++ EPISODE 1 PART 1 ++

1

Sesosok monster raksasa berusaha menghancurkan kota, beberapa pendekar yang hendak melawannya malah berjatuhan satu-persatu. Hingga akhirnya, muncullah sosok pria gagah berambut putih, yaitu Zhenshui Wuxiang (Zhang He) yang berusaha menyelamatkan situasi dibantu oleh partner wanita-nya yang bernama Luwei Wei Wei (Zheng Shuang).

“Hati-hati, jaga dirimu dengan baik..”

“Tenang saja.. Seperti biasa, jangan lupa untuk memanfaatkan segala kesmpatan sebaik-baiknya, supaya kita bisa mengalahkan monster itu..”

“Okay..”

2

Mereka berpisah dan menyerang monster raksasa itu dari berbagai arah. Setelah pertarungan yang cukup panjang dan melelahkan, akhirnya perpaduan kekuatan mereka berhasil melenyapkan monster itu hingga membuat jembatan kokoh-pun ikutan roboh.

Seketika itu juga, pendekar-pendekar yang tadinya tewas, tiba-tiba bisa bangkit dan sembuh kembali. Sebagai hadiah dari kemenangannya, mereka mendapatkan ‘The Almighty Necklace’ yang diberikan langsung oleh sebuah tangan dari atas langit.

3

Hadiah yang didapatkannya, membuat para pria dari klan Zhiyi tertarik dan ingin mendapatkannya juga. Langsung-lah, mereka mengajak Ni Ni (Lu Yunxuan) untuk bertarung. Namun, Ni Ni ketakutan. Ia merasa jika dirinya pasti akan lansgung kalah jika harus melawan mereka.

Akhirnya, Wei Wei mengambil tawarannya dengan bertarung melawan mereka demi menggantikan Ni Ni. Jika ia bisa menang, maka kalung itu akan tetap menjadi milik klan-nya. Jika ia kalah, kalung itu akan menjadi milik klan Zhiyi.

“Oke.. kalau begitu kita akan bertemu lagi, untuk bertarung pukul 5 sore nanti..”

4

Zhenshui Wuxiang mengajak Wei Wei untuk berbicara berdua ditempat yang sepi, “Wei Wei, kita sudah menjadi pasangan selama 6 bulan. Mengapa kamu masih menyebutku ‘Zhenshui’? Bukankah itu terasa agak aneh?” tanyanya.

“Hmmm.. bukankah lebih aneh lagi, jika aku memanggilmu ‘Wuxiang’?..” jawab Wei Wei singkat

Kebetulan, lewat sepasang kekasih yang berjalan didekat mereka. Terdengar-lah suara sang wanita yang memanggil pacarnya dengan sebutan ‘sayang..’

Zhenshui berjalan mendekati Wei Wei, “Bukankah kamu kuliah di Beijing?”

5

Scene langsung berpindah ke sebuah kamar, dimana terlihat jari seorang wanita yang sedang asyik memencet tombol-demi-tombol di keyboard-nya.

Yupss.. dialah Bei Wei Wei (Zheng Shuang), wanita cantik nan imut yang sangat hobi dan ahli bermain game online. Semua adegan pertarungan yang kita lihat barusan, hanyalah ada didalam imajinasinya yang seakan-akan masuk kedalam dunia game yang dimainkannya. Saat ini, ia sedang sibuk membalas chat dari ‘pasangan’ virtual-nya..

6

Zhenshui : Aku juga di Beijing. Haruskah kita bertemu? Aku akan mentraktirmu makan malam. Aku tahu restoran Jepang yang sangat enak.

Wei Wei : Sepertinya tak perlu. Selama ini, kita hanya menikmati waktu kita sepanjang bermain game saja.

Zhenshui : Katanya… ‘kamu tak akan pernah menyangka, apakah itu anjing atau manusia yang sedang bermain game denganmu..’. Jadi, aku hanya ingin memastikannya saja. Aku ingin lihat seperti apa wajahmu. Bisakah, kau mengirimkan fotomu?

Wei Wei terdiam sejenak…. Namun, tiba-tiba laptopnya mati, berkali-kali ia membenarkan posisnya kabel charger-nya tetap saja laptop-nya tak bisa nyala.

7

Ternyata, ini semua akibat dari ulahnya Er Xi (Mao Xiaotong) yang memasak mie di panci elektrik tanpa memperkirakan tegangan listriknya terlebih dahulu. Sehingga, sumber listrik di kamar mereka jadi korslet. Sebagai bentuk pertanggung jawabannya, Er Xi menyelinap ke sumber listrik utama untuk mematikan semua listrik (biar yang benerinnya gak kesetrum) di asramanya. Sementara Wei Wei, sibuk mengotak-atik kotak sumber listrik di kamar mereka.

“Ahh.. harusnya kau melihat dulu jumlah tegangan listrik yang kau butuhkan.. ” keluh Wei Wei

“Hufftt.. aku kan mahasiswa jurusan Ilmu Komputer bukan Teknik Elektrik. Jadi, mana aku tahu tentang hal itu..” jawab Er Xi

8

Dengan tangannya sendiri, Wei Wei berhasil membetulkannya dan membuat listrik dikamar mereka nyala kembali. Padahal, sebenarnya Wei Wei juga mahasiswa dari jurusan Ilmu Komputer. Er Xi berterimakasih dan langsung menyantap mie-nya yang baru matang. Wei Wei menggerutu, mengungkapkan jika dirinya sedang melakukan chat penting dengan partner-nya di game.

“Kau tahu,.. dia meminta fotoku dan aku malah menghilang begitu saja… Bagaimana kalau dia menganggapku sebagai orang yang aneh? Pokoknya, kau harus tanggung jawab, kalau sampai reputasiku jadi hancur karena kesalahfahamannya..” tutur Wei Wei

“Tunggu dulu… aku tahu, pati kau sedang chat dengan ‘Zhenshui Wuxiang’, kan…” goda Er Xi

“Huh?! Darimana kau tahu nama itu? Jangan-jangan… kau mengintipku saat sedang bermain game!!!!” cecar Wei Wei

“Yaa, begitulah…. Ngomong-ngomong, apakah kamu akan mengirimkan fotomu kepadanya?” tanya Er Xi

“Tentu saja tidak! Kita menjadi pasangan, hanya untuk menyelesaikan misi bersama. Akan terasa aneh, kalau aku memperlihatkan foto asliku…” ujar Wei Wei

9

Sial.. meskipun listrik-nya telah nyala kembali, laptop-nya tetap tidak mau hidup lagi. Telah mencoba untuk mengotak-atik kabel-nya, tetap saja tak ada perubahan apapun. Melihat hal itu, membuat ekspresi Er Xi yang sedang duduk didepannya berubah cemas, perlahan ia berdiri dan berjalan menjauh.. “Sebenarnya… ketika aku meminjam laptopmu kemarin…. secara tak senagaja aku menjatuhkanya….”

Wei Wei kesal, ia berdiri dan mengejar Er Xi untuk meminta pertanggungjawabnnya. Ia-pun berhasil memaksanya untuk mengantarnya pergi memperbaiki laptop-nya.

10

Er Xi terus saja menggerutu.. Ini adalah hari yang sangat indah, ketika semua temannya pergi jalan-jalan, Wei Wei malah mengajaknya pergi memperbaiki laptop, “Aahhh.. musim semi yang indah ini jadi terbuang sia-sia….”

“Ini juga akibat ulahmu. Jadi berhentilah mengeluh!!!!” tukas Wei Wei

Karena sadar dirinya bersalah, Er Xi-pun megajak Wei Wei untuk nonton bersamanya sore ini. Alih-alih mengiyakannya, Wei Wei malah menjawab jika dirinya sibuk, “Aku tak akan menaruh laptop-ku di toko. Aku hanya akan membeli peralatan yang kubutuhkan dan memperbaiki laptop ini sendirian..” ujarnya

Jalanan menuju kampus, terlihat begitu sepi.. Mungkin, karena ini adalah hari libur. Saat mengendarai skuter-nya, Er Xi terus mengeluhkan nasibnya yang telah 2 tahun kuliah di universitas yang tergolong elit, namun belum juga mendapatkan kekasih, “Menyedihkan..” gumamnya

11

Perjalanan mereka terhenti, ketika nampak sekumpulan mahasiswi yang sedang berkerumun di depan mading. Saat mereka melihatnya, ternyata ada sebuah poster pertandingan basket, mahasiswa dari jurusan Ilmu Komputer akan melawan mahasiswa dari jurusan Biokimia.

Sontak, hal itu berhasil membuat para wanita berteriak histeris. Kenapa? Ternyata… ada seorang mahasiswa tingkat akhir dari jurussan Ilmu Komputer yang sangat di elu-elukan oleh para gadis. Namanya Xiao Nai, ialah alasan mengapa para gadis itu sangat antusias untuk menonton pertandingan basket tersebut.

Meskipun sebenarnya, kemungkinan Xiao Nai akan ikut bermain juga masih simpang siur. Sebagai mahasiswa tingkat akhir, ia sangat sibuk hingga beberapa saat ini tak ada yang pernah melihat kehadirannya di lingkungan kampus.

Baik Wei Wei mau Er Xi sama-sama mengidolakan Xiao Nai. Mereka, nampak begitu tak sabar untuk menonton acara pertandingan basket tersbut..

12

Di sebuah toko elektronik, kita melihat dua orang wanita yang sedang berburu spare part laptop. wanita berjaket pink, bernama Meng Yiran (Ma Chunrui) dan yang berbaju belang-belang adalah Anna (Zhou Chenjia). Nampaknya, mereka tak begitu faham tentang barang yang hendak dibelinya, hingga penjaga toko berusaha menipunya dengan menjual barang tersebut lebih mahal.

Kebetulan, Wei Wei dan Er Xi juga hendak berbelanja di toko yang sama. Mereka melihat kejadian tersebut, dan langsung protes pada penjaga toko. Namun, penjaga toko itu tak mau mengaku dan malah memarahi balik dan mengusir mereka.

Wei Wei memberitahukan harga yang sebenarnya dari barang tersebut kepada Yiran. Namun, niat baiknya itu malah ditolak mentah-mentah dengan sikap Yiran yang malah tetap membayar dengan harga yang disebutkan oleh penjaga toko, tepat dihadapan mata Wei Wei.

13

Di luar toko, Er Xi mengeluh kesal akan sikap Yiran yang secara tak sengaja atau bahkan sengaja malah membuat mereka terlihat seperti orang jahat yang pelit dan cerewet, “Pasti.. dia melakukan ini karena tahu bahwa kamu adalah Bei Wei Wei…”

Wei Wei terdiam kebingungan, membuat Er Xi bertanya lagi, “Jangan-jangan… kamu tak tahu, siapa itu Meng Yiran?”

Er Xi memaparkan jika Yiran adalah pemenang kontes kecatikan di kampus mereka. Tahun lalu, Yiran berhasil mendapatkan posisi pertama dan Wei Wei diperingkat kedua.

“Masih cantikan dirimu, wajah dia di foto dan aslinya berbeda. Jangan-jangan, foto yang dikirimkannya waktu itu juga hasil editan…” celetuk Er Xi

“Lantas, kenapa dia bersikap seperti itu kepadaku? Bukankah dia yang juara satu dan aku hanyalah juara dua? Secara teoritis, harus-nya akulah yang bersika sewot terhadapnya…” ujar Wei Wei

Wei Wei jadi penasaran, siapa yang mengirmkan fotonya ke kontes kecantikan tahun lalu, “Jangan-jangan.. itu ulahmu…”

Er Xi mengelak, mengatakan jika dirinya tak melakukan itu, “Kalau itu ulahku, aku tak akan mengirimkan foto yang blur, aku akan mengirm fotomu yang berkualitas tinggi dan seksi…”

“Ahhh.. aku tahu kenapa Yi Ran membencimu…” celetuk Er Xi sembari menatap kerah dada Wei Wei

14

“Dasar… kalau begitu sepertinya aku juga tahu, kenapa kamu belum memiliki pacar…” ucap Wei Wei

“Kenapa?” tanya Er Xi

“Karena kamu lebih sering memperhatikan para gadis sepertiku…Hehehehe..” goda Wei Wei yang langsung berjalan pergi, karena ingin bermain game di warnet dulu.

“Huhhh.. kau malah sibuk bermain dengan komputer sepanjang hari….” gumam Er Xi

15

Seorang pria berbaju putih tengah serius bermain baduk dengan pamannya. Jika ia berhasil memenangkan permainan ini, maka pamannya akan memberikan sebuah hadiah yang sangat menarik…

Pada waktu yang bersamaan dan ditempat yang berdekatan terlihat Wei Wei yang sedang sibuk bertarung melawan rivalnya di dalam game online. Pertarungan mereka sama-sama menengangkan dan kebetulan mereka berhasil menang diwaktu yang bersamaan pula…

16

Wei Wei mendapatkan banyak sekali komentar pujian dari rekan-rekan online-nya. Beberapa dari mereka, bertanya-tanya mengapa pemain sehebat Wei Wei hanya bisa berarada di peringkat ke-6, ‘Siapasih yang ada di peringkat ke-1???’. Salah seorang user menyebutkan bahwa peringkat ke-1 diuduki oleh seseorang dengan username ‘Yixiao Naihe’

17

Lantas, siapa sebenarnya, pria berbaju putih itu??? Yupsss, dialah Xiao Nai (Yang Yang), si mahasiswa tingkat akhir yang menjadi idola para gadis dikampusnya. Sesuai perjanjian, pamannya akan memberikannya hadiah. Dan tanpa diduga, hadiahnya adalah seluruh bangunan dan tempat yang serang mereka tempati saat ini.

Namun, tanpa perlu fikir panjang, Xiao Nai lansgung menolaknya. Ia mengatakan, jika dirinya lebih tertarik untuk memulai semua usahanya dari bawah…

18

Ketika berjalan keluar ruangannya, tak sengaja Xiao Nai melihat Wei Wei yang tengah asyik bermain game. Ia tak menghampirinya dan malah tertegun kagum sekaligus terpana saat melihatnya….

Nampaknya, Wei Wei tak menyadari pertemuan ini. Karena setelah selesai bermain game, ia lansgung bangkit dan pergi meninggalkan tempatnya, sementara Xiaonai juga harus pergi karena pamannya mengajak makan bersama diluar…

 

 

Selanjutnya (Episode 1-2) >>>

Advertisements

2 thoughts on “JUST ONE SMILE IS VERY ALLURING EPISODE 1-1

  1. Pingback: JUST ONE SMILE IS VERY ALLURING EPISODE 1-2 | my-eternalstory

Ayo tinggalkan jejakmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s